Mendagri Usul Pemda yang Capaian Realisasi APBD Baik Diberi Insentif
JAKARTA, iNews.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berencana memberikan penghargaan kepada daerah dengan capaian terbaik dalam hal pengelolaan keuangan daerah. Dana insentif disiapkan.
Tito meminta Plh Dirjen Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni untuk menyiapkan sejumlah instrumen guna memberikan penghargaan khusus kepada daerah-daerah berprestasi tersebut.
“Kita akan buatkan untuk penghargaan. Termasuk usulan kita kalau bisa daerah-daerah yang berprestasi mengelola keuangan (dengan) baik, diberikan dana insentif daerah (DID),” katanya dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Sabtu (22/1/2022).
Sementara itu, Agus Fatoni mengungkapkan realisasi APBD Tahun Anggaran 2021 lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.
"Realisasi pendapatan provinsi, kabupaten, dan kota tahun 2021 per 31 Desember mencapai Rp 1.115,10 triliun atau 95,59 %," katanya.
Sebagai informasi, lima provinsi dengan persentase realisasi pendapatan tertinggi pada APBD Tahun Anggaran 2021 yakni Gorontalo, Jawa Timur, Papua Barat, Riau, dan Bangka Belitung.
Sementara lima kabupaten dengan realisasi pendapatan tertinggi 2021 adalah Bengkalis, Tulungagung, Tapanuli Selatan, Kutai Timur, Siak. Lalu untuk lima kota dengan realisasi pendapatan tertinggi 2021 yaitu Blitar, Madiun, Batu, Magelang, Tanjung Pinang.
Sementara itu, lima provinsi dengan persentase realisasi belanja tertinggi pada APBD 2021 adalah Papua Barat, Jawa Barat, Lampung, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Selatan.
Kemudian lima kabupaten dengan realisasi belanja tertinggi adalah Gayo Lues, Kolaka Utara, Bolaang Mongondow Utara, Lampung Selatan, dan Kubu Raya. Lalu untuk kota dengan realisasi belanja tertinggi antara lain Sukabumi, Kotamobagu, Bima, Mataram, dan Tanjung Pinang.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq