Mendes Lapor Polisi gegara Beredar Hoaks Warung di Desa Tutup karena Kopdes
Menurut Juanda, video 'deepfake' tersebut merugikan Yandri Susanto.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kemendes PDT Taufik Madjid, menegaskan Yandri Susanto tidak pernah mengeluarkan pernyataan soal warung atau toko di desa bakal ditutup karena adanya Kopdes Merah Putih.
"Tidak benar sama sekali. Konten ini menggunakan, dibantu dengan AI. Jadi seolah-olah suara yang keluar di konten itu adalah suaranya Pak Yandri. Padahal tidak sama sekali Pak Yandri mengeluarkan statement seperti itu," ucapnya.
"Justru sebaliknya, dengan adanya Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, ingin dihidupkan warung-warung, UMKM, badan usaha milik desa, agar bersama-sama dengan Koperasi Desa Merah Putih atau Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen utama pertumbuhan ekonomi baik di desa maupun di kelurahan," tambahnya.
Editor: Reza Fajri