Mengapa Kasus Covid-19 di Indonesia Terus Melonjak? Ini Kata Yuri

Riezky Maulana ยท Minggu, 12 Juli 2020 - 05:05 WIB
Mengapa Kasus Covid-19 di Indonesia Terus Melonjak? Ini Kata Yuri

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Foto: BNPB).

JAKARTA, iNews.id – Mata rantai penularan Covid-19 di Indonesia belum juga terputus. Data Gugus Tugas Nasional bahkan menunjukkan kasus terkonfirmasi positif terus menunjukkan tren meningkat. Mengapa hal itu terjadi?

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, ketidakdisiplinan masyarakat dalam menggunakan masker menjadi faktor utama penyebab masih tingginya kasus positif Covid-19. Banyak orang kini cenderung mengabaikan masker untuk kegiatan sehari-hari di luar rumah.

“Dari penelitian yang terus berlangsung oleh para ahli, salah satu faktor yang paling menyumbang kasus positif terbanyak karena ketidakdisiplinan menggunakan masker, ini menjadi penting,” kata Yuri dalam konferensi pers di Graha Badan Nasionak Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu sore (11/7/2020).

Yuri mengatakan, ketidakdisiplinan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas itu ternyata dipengaruhi oleh desain maupun bahan masker yang tidak nyaman. Hal ini berakibat pada banyaknya orang mengenakan masker hanya untuk menutup hidung atau mulut, bukan kedua-duanya.

Gugus Tugas mecermati ketidaknyamanan mengenakan masker itu karena bahal yang terlalu tebal. Dampaknya, orang tidak nyaman bernapas. Selain itu, ada yang menggunakan bahan terlalu elastis sehingga menekan hidung. Hal ini juga membuat pengguna tidak nyaman.

“Hal ini seringkali membuat penggunanya menurunkan masker hanya menutup mulut dengan alasan tidak bisa bernapas,” ucapnya.

Selain penggunaan masker yang kurang benar, saat ini mulai banyak masyarakat menggunakan face shield untuk mencegah penularan Covid-19. Padahal, penggunaan face shield tanpa menggunakan masker kurang efektif mencegah droplet.

Face shield, kata Yuri, hanya melindungi dari atas sehingga kurang memberikan perlindungan secara menyeluruh. Untuk itu, dia mengimbau tetap menggunakan masker agar bisa menghindari penyebaran droplet dari segala sisi.

“Mari kita bisa memilih, bisa berinovasi dengan desain yang terbaik, agar kita tetap menggunakan masker dan aman dari Covid-19. Ini upaya yang harus kita lakukan, kalau tidak maka provinsi-provinsi yang masih tinggi angka kenaikan kasusnya akan semakin lambat kita kendalikan,” ucapnya.

Gugus Tugas mencatat kasus positif Covid-19 di Indonesia sampai pada Sabtu ini menembus 74.018 orang atau bertambah 1.671 dibandingkan pada Jumat (10/7/2020) kemarin. Penambahan kasus ini didapatkan dari pemeriksaan 23.310 spesimen.

Sisi baiknya, kasus sembuh juga menunjukkan peningkatan tajam. Dalam sehari tercatat 1.190 orang sembuh sehingga total menjadi 34.719 orang. Sedangkan, kasus meninggal bertambah 66 menjadi 3.535 orang.

Editor : Zen Teguh