Mengenal Baret Jingga, Satuan Bravo 90 Pasukan Elite TNI AU

Sindonews ยท Senin, 11 Juli 2022 - 12:01:00 WIB
Mengenal Baret Jingga, Satuan Bravo 90 Pasukan Elite TNI AU
Fakta tentang Sat Bravo-90 (Foto: Youtube Airmen TV Dispenau)

JAKARTA, iNews.id - Mengenal satuan bravo 90 atau (Sat Bravo 90) dalam lingkungan korps TNI Angkatan Udara (AU) tentunya akan menambah wawasan bagaimana sistem menjaga kedaulatan negara. Sebab, satuan ini merupakan salah satu pasukan elite yang ada di Indonesia. 

Sebelumnya satuan Bravo 90 bernama Detasemen Bravo 90 (Den Bravo 90) dan bisa juga disebut Special Forces of Indonesian Force (SFoIDAF). Pasukan dengan seragam baret jingga ini merupakan pasukan khusus yang dimiliki oleh TNI AU yang bermarkas di Lanud Rumpin, Bogor, Jawa Barat. 

Pemilihan pasukan untuk masuk ke satuan ini merupakan anggota anggota pilihan dari lingkungan Korps Pasukan TNI AU. Anggota yang masuk bukanlah anggota sembarangan. 

Satuan Bravo 90 ini mulai terbentuk ketika kepemimpinan Marsma TNI Maman Suparman seorang komandan Puspaskhas periode 1990 atau tepatnya pada 16 September 1990. Pasukan dengan motto 'Catya Wihikan Awacyama Kapala' yang memiliki arti 'Setia, Terampil, Berhasil' ini awalnya hanya memiliki 1 perwira, 3 bintara 34 prajurit, 30 tamtama. 

Pasukan ini beroperasi secara individu dan memiliki banyak latihan yang harus dijalani. Beberapa di antaranya seperti latihan infiltrasi laut. 

Tujuannya untuk penyerbuan pangkalan udara lepas pantai di pusat latihan Denjaka, latihan Underwater Demolition (UDT) yang dilakukan di sarana latihan Kopaska, sampai latihan penjinakan bom yang di lakukan di Pusdikzi Gegana Polri. Mengenal satuan Bravo 90 in, tentunya harus tahu tentang detasemen yang dimiliki pasukan ini. 

Terdapat 3 Detasemen yaitu : - Den 901 merupakan pasukan yang memiliki spesialis intelijen - Den 902 bantuan teknik khusus - Den 903 yang merupakan satuan aksi khusus. 

Pembentukan pasukan ini dicetuskan oleh Jenderal Guilio Douchet karena menurutnya akan lebih mudah dan lebih efektif menghancurkan kekuatan udara lawan dengan cara menghancurkan pangkalan/instalasi serta alutsistanya di darat daripada harus bertempur di udara. 

Waktu pendidikan yang ditempuh untuk satuan ini adalah 6 bulan dan diselenggarakan di Pusdiklat Paskhas atau Satuan Pendidikan Khusus, Satdik 02 kemudian dilanjut Satdik 03 Khusus. 

Calon anggota diuji melalui beberapa tahap, mulai dari tes IQ, kesehatan, serta keahlian khusus lainnya. Usai mengikuti pendidikan, para anggota Satuan Bravo ini memperoleh brevet bravo, Call Sign , lambang serta perlengkapan tempur yang memiliki standar Bravo lainnya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda