Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Bersyukur Indonesia dalam Keadaan Damai di Tengah Konflik Geopolitik dan Perang
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Demokrasi Terpimpin: Pengertian, Latar Belakang, Ciri dan Sejarah Peristiwanya

Rabu, 06 April 2022 - 17:49:00 WIB
Mengenal Demokrasi Terpimpin: Pengertian, Latar Belakang, Ciri dan Sejarah Peristiwanya
Ilustrasi Demokrasi Terpimpin
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Apakah kamu mempelajari demokrasi terpimpin di sekolah? Demokrasi terpimpin merupakan salah satu sistem pemerintahan di Indonesia. Berikut informasinya.

Apa yang Disebut Demokrasi Terpimpin?

Sistem demokrasi terpimpin adalah suatu sistem pemerintahan yang dipimpin oleh seorang presiden secara mutlak dan otoriter. Demokrasi terpimpin dimulai Dekrit Presiden 5 Juli 1959 gagasan ini diajukan dan diketuai PNI Suwirjo dan Letjen A. H Nasution (KSAD) di antaranya:

  • 1. Tidak berlakunya UUDS 1950 dan berlakunya kembali UUD 1945.
  • 2. Pembubaran badan Konstituante.
  • 3. Pembentukan MPRS dan DPAS. 

Latar Belakang Demokrasi Terpimpin

  1. Munculnya banyak gerakan di daerah menuntut Integritas Nasional
  2. Kabinet Konstituante yang sering berganti menyebabkan pelaksanaan pemerintahan tidak stabil
  3. Konstituante gagal menyusun UUD pengganti UUDS 1950

Ciri Demokrasi Terpimpin

  • Demokrasi terpimpin ditafsirkan dari sila ke-4 Pancasila. Arti kata dipimpin ditafsirkan bahwa demokrasi harus dipimpin oleh presiden.
  • Kekuasaan Soekarno menjadi sangat besar.
  • Indonesia condong ke Blok Timur
  • Semua lembaga negara harus berisi ajaran Nasakom (Nasionalis, Agamis dan Komunis).

Rangkuman Demokrasi Terpimpin

Terdapat masalah-masalah yang terjadi saat dijalankannya demokrasi terpimpin, diantaranya:

Kekuasaan Presiden
Pada masa demokrasi terpimpin, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPRS) mengangkat Presiden Soekarno 

Pembentukan MPRS
MPRS seharusnya dipilih melalui pemilihan umum (pemilu) tetapi dibentuk oleh presiden sendiri melalui Presiden No. 3 Tahun 1959.

Pembubaran DPR dan Pembentukan DPR GR (Gotong Royong)
DPR hasil pemilu dibubarkan karena DPR menolak RAPBN (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) tahun 1960 yang diajukan pemerintah. Presiden kemudian membubarkan DPR dan membentuk DPR-GR.

Pembentukan DPAS (Dewan Pertimbangan Agung Sementara)
Lembaga ini diketuai oleh Presiden sendiri. Tugas DPAS adalah memberi jawaban atas pertanyaan presiden dan mengajukan usul kepada pemerintah. 

Pembentukan Front Nasional
Front Nasional merupakan organisasi massa yang memperjuangkan cita-cita proklamasi.

Peristiwa yang Terjadi pada Masa Demokrasi Terpimpin

  • Perjuangan pembebasan Irian Barat
  • Gerakan 30 September 1965
  • Tritura (Tri Tuntutan Rakyat) pada 12 Januari 1966, dengan isi: bubarkan PKI, bersihkan kabinet Dwikora dan unsur-unsur PKI  dan turunkan harga. 

Akhir Masa Demokrasi Terpimpin

  • Munculnya Supersemar (Surat Perintah 11 Maret) Soeharto ditugaskan untuk mengembalikan stabilitas Politik Indonesia.
  • Pembentukan Kabinet Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat) Dualisme kepemimpinan antara Soekarno dan Soeharto.
  • Penyerahan mandat Soekarno sebagai Presiden dalam TAP MPRS no. XXXIII/MPRS/1967. 

Bagaimana sejauh ini pemahamanmu mengenai demokrasi terpimpin? Semoga jadi semakin mengerti ya!

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut