Menhan Sjafrie Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF yang Terlibat Tangani Karhutla
Menhan Sjafrie menegaskan, pengerahan unsur JMSDF merupakan wujud konkret implementasi hubungan bilateral dan Kerja Sama Pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA) antara Indonesia dan Jepang, baik yang sedang berjalan maupun pada masa mendatang.
Menurutnya, kerja sama pertahanan tidak hanya diwujudkan melalui dialog atau latihan militer, tetapi juga aksi kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi krisis. Kerja sama tersebut berlandaskan prinsip mutual respect dan mutual benefit.
Dalam pelaksanaan operasional di lapangan, seluruh dukungan alutsista helikopter CH-47 yang dikirimkan Jepang diintegrasikan dan berada di bawah kendali Satuan Tugas (Satgas) TNI untuk membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Meskipun kemampuan nasional Indonesia tetap dikerahkan secara penuh, integrasi dukungan internasional tersebut ditujukan agar penanganan titik api dan perlindungan masyarakat dapat berjalan lebih cepat, terkoordinasi, serta efektif.
Editor: Reza Fajri