Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Ungkap Masinis KA Argo Bromo Anggrek Ragu Tarik Rem Darurat karena Takut Anjlok
Advertisement . Scroll to see content

Menhub Buka Suara soal Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Rabu, 30 September 2026 - 14:13:00 WIB
Menhub Buka Suara soal Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
KA Argo Anggrek tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. (Foto: iNews.id/Aldhi Candra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi buka suara soal penetapan masinisKA Argo Bromo Anggrek berinisial AN sebagai tersangka kecelakaan dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. Ia mengaku akan mengikuti proses hukum yang berjalan.

Menurut Dudy, penetapan tersangka merupakan kewenangan kepolisian.

"Jadi kami tentunya akan selalu mengikuti atau mentaati proses hukum yang sedang berjalan. Untuk hal lain ya itu sepenuhnya kami serahkan kepada aparat kepolisian," ujar Dudy saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

Dudy mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada polisi."Ya ini adalah tentunya ketika pihak kepolisian menentukan atau eh status dari penyelidikannya itu sepenuhnya kita serahkan kepada kepolisian yang saya yakin melakukan secara profesional ya," ujar Dudy.

Selain proses hukum, Dudy mengatakan Kemenhub akan menjalankan rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), termasuk jika terdapat rekomendasi terkait pembinaan sumber daya manusia (SDM).

"Apa yang sudah sudah ditetapkan oleh kepolisian kami akan ikuti, kami akan jalankan. Kemudian berkaitan dengan KAI tentunya ya apabila memang dalam rekomendasi KNKT terkait di antaranya pembinaan SDM dan sebagainya ya tentunya harus kita jalankan juga gitu ya," pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut