Menkes Ajak Pengusaha RI Buka Lapangan Kerja di Sektor Kesehatan
Menurutnya, meski pertumbuhan sektor kesehatan mencapai 9-11 persen, tapi jika dihitung terhadap pertumbuhan ekonomi tidak mencapai angka tersebut. Sebab, banyak sekali kebutuhan di sektor kesehatan yang diimpor, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak terjadi di Indonesia, tetapi di luar negeri.
"Itu sebabnya permintaan saya ke Kadin, Pak Anin (Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie), kalau Kadin bisa bantu membuat pabrik-pabrik, kalau bisa bantu membangun pabrik-pabrik, angka produksinya bisa dilakukan di dalam negeri, itu bisa meningkatkan kontribusi sektor kesehatan di GDP," katanya.
"Jadi, dari Rp640 triliun itu tumbuhnya 9-10 persen, kenapa ini tak bisa ke translate jadi GDP 9-10 persen? Karena sebagian besar banyak impor," tuturnya.
Dia menambahkan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Kadin Indonesia untuk bisa merincikan produk apa saja yang paling banyak dikonsumsi. Dengan begitu, ada solusi dan bantuan dari Kadin kaitannya dengan sektor kesehatan.
Editor: Aditya Pratama