Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START
Advertisement . Scroll to see content

Menkumham Kunjungi Penjara Alcatraz yang Angker di AS, Teringat Lapas Nusakambangan

Rabu, 06 Juli 2022 - 11:46:00 WIB
Menkumham Kunjungi Penjara Alcatraz yang Angker di AS, Teringat Lapas Nusakambangan
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly berkunjung ke Penjara Alcatraz (foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly berkunjung ke Penjara Alcatraz yang terkenal angker di Amerika Serikat. Yasonna pun teringat dengan Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan di Tanah Air, khususnya yang berkategori Maximum Security.

"Melihat Penjara Federal Alcatraz, mengingatkan saya pada Lapas Super Maximum Security di Nusakambangan yang saya bangun pada tahun 2017 dengan sistem control melalui command center menggunakan teknologi canggih serta SOP penjagaan super ketat," katanya melalui akun @yasonna.laoly di Instagram, Rabu (6/7/2022).

Yasonna melihat narapidana hampir mustahil melarikan diri dari Penjara Alcatraz. Arus deras laut dan dinginnya air di sekitar penjara membuat narapidana sulit kabur.

"Penjara Alcatraz ditutup tanggal 21 Maret 1963 karena biaya yang sangat mahal untuk mengoperasikannya. Beberapa napi terkenal seperti Al Capone, Robert Stroud, Arthur Barker dan yang lainnya sempat merasakan keangkeran penjara federal Alcatraz," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga sempat bertemu mantan narapidana Alcatraz yakni William G Barker. William masuk ke penjara tersebut pada usia ke-23 tahun karena berkali-kali melarikan diri dari Penjara Leavenworth, Kansas.

"Saat ini Mr Barker berumur 86 tahun. Menurutnya dialah salah satunya mantan penghuni Alcatraz yang masih hidup. Dia menulis pengalamannya sebagai napi penghuni Alcatraz dan menjualnya kepada pengunjung," kata Yasonna.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut