Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Puji Mentan Amran Tak Buka Hutan Primer demi Kejar Target Pangan: Bagus
Advertisement . Scroll to see content

Mentan Amran Murka! Beras Subsidi Dioplos dan Dijual Harga Premium, Minta Pelaku Dihukum Mati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:03:00 WIB
Mentan Amran Murka! Beras Subsidi Dioplos dan Dijual Harga Premium, Minta Pelaku Dihukum Mati
Mentan Andi Amran Sulaiman murka menemukan dugaan pengoplosan beras SPHP menjadi beras premium di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2026). (Foto: iNews/Tangguh Yudha)
Advertisement . Scroll to see content

"Kalau ada hukuman terberat, ini pantas dihukum terberat. Seandainya memungkinkan hukuman mati, hukuman mati ini pantas ini untuk orang seperti ini," tegasnya.

Beras SPHP Rp12.500 Dijual Rp17.000 per Kg

Mentan Amran menjelaskan, beras SPHP yang mendapat subsidi pemerintah seharusnya dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram. Namun, beras tersebut diduga dioplos dan dipasarkan sebagai beras premium dengan harga Rp17.000 per kilogram.

"SPHP. Yang disubsidi pemerintah. Harusnya harganya ini Rp12.500, dijual Rp17.000, dioplos. Jadi beras premium," ujarnya.

Menurut Amran, laporan awal yang diterimanya menyebut jumlah beras yang terlibat dalam praktik tersebut mencapai 600 ton. Dia menduga jumlah beras yang telah dioplos bisa lebih besar, bahkan mencapai ribuan ton.

Amran menyayangkan dugaan penyalahgunaan beras subsidi tersebut. Dia menegaskan, program SPHP ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya kelompok desil 1 hingga 5.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut