Mentan Amran Perkuat Peternak Ayam Rakyat, dari Bantuan Jagung hingga Pengawasan Integrator

Meski mendapat pasokan jagung dengan harga lebih terjangkau, peternak masih menghadapi tekanan akibat rendahnya harga telur di tingkat produsen. Kondisi tersebut membuat biaya produksi belum sepenuhnya tertutupi.
“Walaupun dengan harga telur yang saat ini masih jatuh, dengan harga jagung Rp5.000 pun kami masih merugi. Tapi minimal ini bisa membantu kami untuk melanjutkan hidup,” katanya.
Selain persoalan harga dan pasokan pakan, peternak juga meminta pemerintah memastikan pelaksanaan aturan mengenai usaha integrator berjalan sesuai ketentuan. Yesi mengatakan aspirasi tersebut telah disampaikan langsung kepada Mentan Amran dalam pertemuan dengan perwakilan peternak di Jakarta pada 27 Oktober 2026.
Dalam pertemuan itu, Amran meminta agar persoalan yang disampaikan peternak dibahas lebih lanjut bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH). Yesi mengatakan Kementan kemudian memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan jajaran terkait untuk membahas persoalan tersebut.
“Alhamdulillah tanggal 27 kita diundang ke Jakarta dan kami berkesempatan menyampaikan langsung kepada Bapak Menteri. Kemudian Bapak meminta untuk membahas ini dengan Bapak Dirjen. Kami difasilitasi untuk bertemu dengan Bapak Dirjen dan juga bapak-bapak yang berkepentingan di situ,” jelasnya.