Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jusuf Kalla Sebut Faktor Kemiskinan Picu Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT
Advertisement . Scroll to see content

Menteri PPPA Prihatin Siswa SD Akhiri Hidup di NTT: Tak Punya Tempat Bercerita

Sabtu, 07 Februari 2026 - 18:03:00 WIB
Menteri PPPA Prihatin Siswa SD Akhiri Hidup di NTT: Tak Punya Tempat Bercerita
Menteri PPPA Arifah Fauzi. (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

"Mungkin penyebab utama adalah kemiskinan, sehingga orang tua tidak bisa mendampingi secara utuh. Orang tuanya single parent yang bekerja sepanjang hari, mungkin komunikasi juga tidak terjalin dengan baik," tegas Arifah.

"Ini harus diselesaikan bersama-sama lintas sektor supaya sebagai antisipasi supaya ini tidak terjadi lagi. Cukup sekali dan terakhir gitu," tambahnya.

Menindaklanjuti kasus ini, Arifah mengatakan telah menerjunkan tim untuk memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban, termasuk nenek, ibu, dan dua saudara kandungnya. Selain fokus pada pemulihan trauma, Arifah juga memastikan masa depan dua kakak korban yang masing-masing berusia 17 dan 14 tahun tetap terjamin.

"Kami berkoordinasi dengan dinas terkait bagaimana kedua kakak dari korban, yang satu usia 17 tahun, yang kedua 14 tahun, untuk bisa mendapatkan hak-haknya yaitu terutama hak pendidikan," ujar Arifah.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, akan diupayakan supaya kedua kakaknya ini bisa mendapatkan pendidikan," pungkasnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut