Menteri PUPR Segera Audit Stadion Sepak Bola: yang Banyak Suporternya Diprioritaskan
JAKARTA, iNews.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk mengaudit stadion sepak bola di Indonesia. PUPR akan memprioritaskan terlebih dahulu stadion klub sepak bola yang jumlah suporternya banyak.
"Jadi yang diminta oleh Pak Presiden telepon minggu ini selesai (audit) Kanjuruhan, setelah itu baru yang lain-lainnya yang banyak suporternya. Yang dipakai Liga 1,2,3, yang banyak suporternya itu yang diprioritaskan," kata Basuki di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/10/2022).
Fokus audit, kata Basuki, menyangkut aspek keamanan dan keandalan bangunan dalam mendukung keselamatan, keamanan dan kenyamanan penonton.
"Itu yang terutama yang auditnya. Kayak misalnya yang GBK waktu kita merehab GBK untuk Asian Games, itu ada standarnya," kata Basuki.
LPSK Sampaikan Hasil Investigasi ke TGIPF, Ada Kronologi hingga Kondisi Stadion Kanjuruhan
Terkait penanggung jawab biaya renovasi, Basuki menyebut saat ini yang penting dilakukan adalah audit. Setelah itu baru membahas soal renovasi.
"Diaudit dulu, nanti tinggal renovasinya tunggu," kata Basuki.
Sebelumnya, Jokowi meminta seluruh stadion sepak bola di semua kasta kompetisi diaudit total, dari Liga 1 hingga Liga 3. Jokowi tidak ingin tragedi Kanjuruhan yang menewaskan sedikitnya 131 orang itu terulang kembali.
Dia menyatakan semua hal terkait stadion sepak bola harus diperbaiki. Termasuk manajemen pertandingan hingga pengelolaan stadion.
"Paling penting Menteri PU (Pekerjaan Umum) audit total seluruh stadion untuk Liga 1, 2, 3, semuanya, apakah gerbangnya sesuai, apakah ukuran sesuai standar," kata Jokowi di sela meninjau korban tragedi Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Rabu (5/10/2022).
Editor: Reza Fajri