Merdeka di Masa Pandemi Covid-19
Laily Fitriyah Liza Min Nelly
Ketua DPD Perindo Kota Malang
SAAT ini kita berada dalam situasi sulit. Sejak setahun lalu kita dihadapkan dengan situasi pandemiCovid-19 yang secara global telah menghantam semua sendi-sendi kehidupan. Pertama kali muncul di Wuhan China, Covid-19 kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia, tidak terkecuali Indonesia.
Pandemi Covid-19 ini telah membawa perubahan terhadap dunia dengan berbagai tantangan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Di Indonesia, Covid-19 telah menjangkiti jutaan orang sejak kasus pertama diumumkan pada Maret 2020 dan membuat ribuan orang meninggal dunia.
Pemerintah telah melakukan berbagi upaya untuk menghambat laju penyebaran virus ini. Namun upaya tersebut juga berdampak sangat serius terhadap kegiatan perekonomian.
Pandemi Covid-19 ini hampir melumpuhkan semua sendi-sendi kehidupan. Pergerakan ekonomi terhenti, kesehatan masyarakat menurun, layanan rumah sakit dan pusat-pusat kesehatan semakin terbatas dan overload, serta kegiatan-kegiatan sekolah dan pendidikan tatap muka menjadi terhenti. Sektor-sektor ekonomi serta usaha-usaha mikro, kecil dan menengah juga berhenti bergerak, jumlah pengangguran meningkat dan banyak pekerja yang dirumahkan atau bahkan diberhentikan (PHK).
Kebijakan pemerintah dalam melakukan pembatasan aktivitas masyarakat (PSBB, PPKM, dan sebagainya) serta imbauan-imbauan lainnya dengan tujuan untuk menurunkan jumlah orang yang terpapar dan menurunkan jumlah kematian akibat Covid-19 juga berpengaruh pada menurunnya aktivitas ekonomi dan kegiatan usaha yang sangat berimbas kepada pendapatan masyarakat.
Kita semua sadar bahwa keadaan ini akan makin sulit jika kita tidak segera mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menghentikan laju penyebarannya.
Momentum HUT ke-76 Kemerdekaan RI ini harus kita jadikan titik tolak untuk bangkit bersama dan bersatu padu segenap komponen anak bangsa melawan pandemi Covid-19. Kita harus yakin bahwa kita mampu mengatasi dan melawan Covid-19 ini.