Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini 16 Maret 2026, Lengkap Doa Berbuka
Advertisement . Scroll to see content

Minta Penyelenggara Umrah Patuhi Kebijakan Satu Pintu, Kemenag: Bisa Jadi Penentu Haji Tahun Ini

Minggu, 09 Januari 2022 - 08:36:00 WIB
Minta Penyelenggara Umrah Patuhi Kebijakan Satu Pintu, Kemenag: Bisa Jadi Penentu Haji Tahun Ini
Kemenag meminta para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) mematuhi kebijakan satu pintu atau one gate policy. (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief meminta para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) mematuhi kebijakan satu pintu atau one gate policy. Menurutnya kepatuhan itu bisa menentukan kelancaran umrah dan haji bagi jemaah asal Indonesia.

Hal itu disampaikan Hilman yang mewakili Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas dalam pelepasan 419 jemaah umrah di asrama haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (8/1/2022).

"Kita bersama harus mendukung one gate policy atau kebijakan satu pintu umrah yang ditetapkan Kemenag. Karena umrah perdana di tahun ini bisa menjadi penentu untuk umrah ke depan, bahkan untuk penyelenggaraan haji di tahun ini," ujar Hilman dikutip dalam laman resmi Kemenag, Minggu (9/1/2022).

Menurutnya hal ini harus menjadi perhatian bersama mengingat dalam perjalanan ibadah umrah, peran Kemenag yaitu sebagai fungsi fasilitator dan koordinasi. Sementara untuk operator pelaksanaan menjadi tanggung jawab PPIU. 

"Umrah itu bussiness to bussiness, artinya jika dapat visa, bisa berangkat umrah," ucap Hilman.  

One gate policy, lanjut Hilman merupakan sistem pemberangkatan jemaah secara terpusat yang telah ditetapkan Kemenag. Kebijakan ini juga mengatur tentang pemeriksaan kesehatan, tes PCR/SWAB, pengecekan status vaksinasi, keimigrasian hingga pengurusan dokumen lainnya.

"Aturan ini mengatur seluruh jemaah umrah berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dan menjalani karantina di Jakarta. Intinya melindungi jemaah, memberikan proteksi dengan maksimal serta memastikan jemaah dalam kondisi siap dengan dokumen yang valid dan terjaga," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut