Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : RS Tak Boleh Tolak Pasien PBI BPJS Nonaktif, Menkes: Nanti Kita Tegur Langsung
Advertisement . Scroll to see content

Moeldoko: Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 Tak Terelakkan

Jumat, 25 Juni 2021 - 03:47:00 WIB
Moeldoko: Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 Tak Terelakkan
KSP Moeldoko menyebut melonjaknya kasus positif Covid-19 di Indonesia menunjukkan gelombang kedua pandemi tidak terelakkan. (Foto Ilustrasi : Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Kasus Covid-19 di Indonesia melonjak drastis. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyebut fakta ini menunjukkan gelombang kedua pandemi tidak terelakkan.

"Saat ini kita sedang menghadapi cobaan berat. Dalam waktu singkat jumlah penderita Covid-19 meningkat yang sangat pesat. Rumah sakit dan tenaga medis menjadi kewalahan, gelombang kedua pandemi tidak bisa terelakkan," ucap Moeldoko dikutip dari akun Instagramnya, Kamis (24/6/2021).

Moeldoko berujar pemerintah telah bergerak sangat sigap dan bertindak cepat untuk mengatasi musibah ini. Hal itu bisa dilihat dari penambahan fasilitas kesehatan beserta pemberian pengobatan terbaik kepada pasien yang sudah terpapar.

"Dan target satu juta vaksin perhari terus kita upayakan. Pemerintah tidak kenal lelah dalam melakukan kegiatan testing, tracing dan juga treatment," tuturnya.

Kendati demikian, penanganan virus corona ini tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian. Seluruh elemen masyarakat harus turut serta terlibat dalam penanggulangan bencana nonalam ini. Caranya dengan mematuhi protokol kesehatan serta mengurangi mobilitas.

"Saya mengajak kita semuanya untuk lebih meningkatkan kepedulian sosial dengan tetap patuh disiliplin dan menjaga satu sama lain dengan selalu menjalankan protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas atau kegiatan," terang Moeldoko.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut