Momen Kapolri dan Titiek Soeharto Hibur Anak-Anak Pengungsi Gempa NTT, Beri Hadiah
Sigit menegaskan, Polri akan memastikan seluruh proses penanganan bencana gempa di NTT berjalan optimal. Hal tersebut dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Sesuai arahan Bapak Presiden, kami mendapatkan tugas untuk membantu seluruh proses penanganan bencana, mulai dari pencarian dan pertolongan atau SAR, evakuasi korban, penanganan tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat," ujar Sigit.
Berdasarkan data sementara yang disampaikan Sigit, gempa tersebut telah menyebabkan 1.245 orang menjadi korban. Rinciannya, 67 orang meninggal dunia, 509 orang mengalami luka berat, dan 669 orang luka ringan.
Sementara itu, sekitar 27.700 warga mengungsi di 107 titik pengungsian.
"Saat ini sebagian besar lokasi pengungsian sudah dapat dijangkau. Kami bersama seluruh unsur terkait terus berbagi tugas untuk mendatangi titik-titik pengungsian, melihat langsung kondisi masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi," ujar Sigit.
Polri juga telah mendirikan delapan posko sebagai pusat pelayanan dan koordinasi penanganan masyarakat terdampak. Posko tersebut sekaligus digunakan untuk menginventarisasi kebutuhan masyarakat yang berkembang di lapangan.