Momen Pelukan Erat Presiden Jokowi dengan Pangeran MBS di Bangkok

Raka Dwi Novianto ยท Jumat, 18 November 2022 - 22:28:00 WIB
Momen Pelukan Erat Presiden Jokowi dengan Pangeran MBS di Bangkok
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) di Bangok. (Foto: Biro Setpres)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) di sela penyelenggaraan KTT APEC di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Jumat (18/11/2022). Dalam momen pertemuan itu tampak suasana keakraban.

Berdasarkan keterangan  dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Jumat (18/11/2022), Jokowi dalam pengantarnya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran MBS pada KTT G20 di Bali Indonesia beberapa waktu lalu.

Jokowi juga mengatakan bahwa kerja sama kedua negara sudah berjalan sangat baik dan berharap akan dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.

Dalam foto yang dibagikan, nampak Jokowi berpelukan mesra dengan MBS. Di foto-foto lainnya nampak keduanya berbincang secara intens.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi mendorong pemimpin ekonomi APEC untuk memperkuat kerja sama konkret. Hal itu dilakukan untuk menghadapi krisis global mulai dari krisis pangan, krisis energi, krisis lingkungan, hingga ancaman resesi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) di Bangok. (Foto: Biro Setpres)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) di Bangok. (Foto: Biro Setpres)


 
Hal tersebut Jokowi sampaikan saat menyampaikan intervensinya pada pertemuan pemimpin APEC sesi 1 di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Jumat pagi 18 November 2022.
 
“Dalam jangka pendek, kolaborasi mutlak diperlukan untuk atasi inflasi dan pastikan ketahanan pangan,” kata Jokowi dalam keterangannya, Jumat (18/11/2022).
 
Jokowi mendorong perwujudan APEC Food Security Roadmap Towards 2030 untuk memastikan ketahanan pangan melalui teknologi yang inovatif dan digitalisasi, peningkatan produktivitas dan efisiensi sistem pangan, serta kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.
 
“Ketersediaan pupuk dan pakan ternak juga perlu diperhatikan untuk cegah krisis pangan menyerang lebih dari tiga miliar masyarakat,” kata Jokowi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda