MUI Ajak Umat Bahu-membahu Bantu Korban Gempa NTT: Musibah Ini Duka Kita Bersama
"Kepada jajaran pemerintah dan lembaga penanggulangan bencana, kami berharap penanganan darurat serta distribusi bantuan dapat berjalan cepat dan merata," tutur dia.
Gempa bumi yang mengguncang NTT sebelumnya menyebabkan sejumlah kerusakan pada infrastruktur, fasilitas publik, dan permukiman warga. Sejumlah masyarakat juga dilaporkan mengalami luka-luka dan sebagian lainnya harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Tim SAR gabungan bersama TNI, Polri, dan relawan terus melakukan upaya penanganan di wilayah terdampak, termasuk evakuasi serta pendistribusian bantuan logistik darurat kepada masyarakat.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (18/8/2026), jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 70 orang. Adapun korban luka mencapai 1.182 orang berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Sementara itu, sebanyak 40.040 orang mengungsi akibat gempa. Para pengungsi tersebar di sejumlah kabupaten terdampak.
Di Kabupaten Manggarai tercatat 6.487 orang mengungsi, sedangkan di Manggarai Timur terdapat 966 orang yang mengungsi di posko BPBD.
Selain itu, sekitar 14.000 warga di Manggarai Timur memilih mengungsi secara mandiri. Kemudian, 600 orang mengungsi di Manggarai Barat, 6.221 orang mengungsi di Nagekeo, 5.681 mengungsi di Sikka, 336 orang mengungsi di Ende, dan 1.920 orang mengungsi di Ngada.
Editor: Rizky Agustian