Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Bundo-Bundo Minang Masak 5 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT, Netizen Salut!
Advertisement . Scroll to see content

MUI Ajak Umat Bahu-membahu Bantu Korban Gempa NTT: Musibah Ini Duka Kita Bersama

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:07:00 WIB
MUI Ajak Umat Bahu-membahu Bantu Korban Gempa NTT: Musibah Ini Duka Kita Bersama
Rumah rusak akibat gempa M7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Kepada jajaran pemerintah dan lembaga penanggulangan bencana, kami berharap penanganan darurat serta distribusi bantuan dapat berjalan cepat dan merata," tutur dia.

Gempa bumi yang mengguncang NTT sebelumnya menyebabkan sejumlah kerusakan pada infrastruktur, fasilitas publik, dan permukiman warga. Sejumlah masyarakat juga dilaporkan mengalami luka-luka dan sebagian lainnya harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tim SAR gabungan bersama TNI, Polri, dan relawan terus melakukan upaya penanganan di wilayah terdampak, termasuk evakuasi serta pendistribusian bantuan logistik darurat kepada masyarakat.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (18/8/2026), jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 70 orang. Adapun korban luka mencapai 1.182 orang berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sementara itu, sebanyak 40.040 orang mengungsi akibat gempa. Para pengungsi tersebar di sejumlah kabupaten terdampak. 

Di Kabupaten Manggarai tercatat 6.487 orang mengungsi, sedangkan di Manggarai Timur terdapat 966 orang yang mengungsi di posko BPBD.

Selain itu, sekitar 14.000 warga di Manggarai Timur memilih mengungsi secara mandiri. Kemudian, 600 orang mengungsi di Manggarai Barat, 6.221 orang mengungsi di Nagekeo, 5.681 mengungsi di Sikka, 336 orang mengungsi di Ende, dan 1.920 orang mengungsi di Ngada.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut