Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kaleidoskop 2025: Sinergi NU-Pemerintah, dari Konsolidasi Asta Cita hingga Kerja Nyata di Akar Rumput
Advertisement . Scroll to see content

Muktamar ke-34 NU, Gus Yahya Berpeluang Jadi Ketua Umum PBNU

Sabtu, 11 Desember 2021 - 22:43:00 WIB
Muktamar ke-34 NU, Gus Yahya Berpeluang Jadi Ketua Umum PBNU
KH Yahya Cholil Staquf atau biasa disapa Gus Yahya. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - KH Yahya Cholil Staquf atau biasa disapa Gus Yahya dinilai sosok terkuat sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke -34 NU. Gus Yahya juga dinilai memiliki pengikut yang banyak di kalangan NU.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Sekjen (Wasekjen) PBNU Muhammad Aqil Irham dalam keterangannya dikutip, Sabtu (11/12/2021). 

"Gus Yahya sosok terkuat sebagai calon Ketua Umum PBNU, sekaligus sosok yang paling pas untuk memimpin NU saat ini," ujar Aqil Irham.

Dia menuturkan, dukungan kuat untuk Gus Yahya telihat ketika Konferensi Besar di PBNU, Selasa (7/12/2021) Saat itu, kata dia Gus Yahya didampingi oleh lebih dari 80 persen Ketua dan Rois Syuriah PWNU se-Indonesia.

"Selain sebagai kandidat dengan dukungan paling kuat, Gus Yahya juga sosok yang paling pas untuk memimpin NU dengan gagasan-gagasannya yang sangat penting," tuturnya.

Menurutnya, salah satu gagasan yang perlu segera dilakukan, yaitu transformasi konstruksi organisasi NU ke depan. Transformasi konstruksi organisasi NU dinilai bertujuan mengoptimalisasi dalam mengaktualisasikan semua potensi yang dimiliki NU. 

"Selain itu, beliau mampu mengomunikasikan isu-isu internasional dalam perspektif  ke NU-an, seperti isu perdamaian, kemanusiaan, dialog antar agama, HAM dan demokrasi," ucapnya.

Gagasan mendasar Gus Yahya dinilai perlu didukung seluruh kader NU. Dia mengungkapkan, gagasan strategis tersebut akan lebih mudah terimplementasikan dengan baik jika Gus Yahya menjabat Ketua Umum PBNU.

Apalagi, lanjut dia gagasan Gus Yahya sejalan dengan pemikiran KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam membangun organisasi sekaligus mengoptimalkan peran gerakan dalam menghasilkan kemanfaatan.

"Dulu Gus Dur membangun gagasan-gagasan dan menciptakan gerakan. Selain membawa perubahan mendasar dalam kehidupan kita sebagai warga NU, Gus Dur juga berhasil menggunakan dan mengkapitalisasi gerakan untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang ada," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut