Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap, India "Lindungi" Kapal Perang Iran dari Serangan AS
Advertisement . Scroll to see content

Negara-Negara Arab Respons Serangan Iran ke Wilayahnya, Tegaskan Siap Serang Balik

Minggu, 08 Maret 2026 - 18:54:00 WIB
Negara-Negara Arab Respons Serangan Iran ke Wilayahnya, Tegaskan Siap Serang Balik
Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) atau negara-negara Arab menegaskan, pihaknya memiliki hak hukum untuk merespons setiap agresi yang datang ke negara anggota. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

GCC menegaskan menolak dan mengecam sekeras-kerasnya terkait serangan Iran yang menargetkan negara-negara GCC serta Yordania. Selain itu, GCC menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara-negara tersebut, prinsip bertetangga baik, serta pelanggaran yang jelas terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, apa pun alasan atau dalih yang digunakan. 

"Dewan juga menegaskan bahwa penargetan warga sipil dan objek sipil merupakan pelanggaran berat terhadap aturan hukum humaniter internasional," katanya.

Para Menlu menyatakan solidaritas penuh terhadap negara-negara anggota GCC serta sikap persatuan dalam menghadapi serangan Iran. 

Selain itu, negara-negara anggota juga menegaskan bahwa keamanan negara-negara anggota tidak dapat dipisahkan, dan setiap serangan terhadap satu negara anggota merupakan serangan langsung terhadap seluruh negara GCC, sesuai dengan Piagam GCC dan Perjanjian Pertahanan Bersama.

Para Menlu menekankan perlunya penghentian segera serangan-serangan tersebut guna memulihkan keamanan, perdamaian, dan stabilitas di kawasan. Ditegaskan juga terkait pentingnya menjaga keamanan udara dan laut, melindungi jalur perairan regional, memastikan kelancaran rantai pasokan, serta menjamin stabilitas pasar energi global. 

"Dewan menegaskan bahwa stabilitas kawasan Teluk Arab bukan hanya kepentingan regional, tetapi merupakan pilar fundamental bagi stabilitas ekonomi global dan navigasi maritim," katanya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut