Operasi Modifikasi Cuaca Digeber Atasi Karhutla Kalimantan, Terkendala Pertumbuhan Awan Hujan
Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di Kalimantan Tengah. OMC telah dilaksanakan dalam dua periode, yakni 27 Juli-4 Agustus dan 11-15 Agustus 2026.
Dalam dua periode tersebut, OMC mencakup 13 sorti penerbangan dengan estimasi volume curah hujan di wilayah penyemaian sekitar 4,8 juta meter kubik.
Namun, hingga akhir Agustus 2026, kondisi cuaca di Kalimantan Tengah diprakirakan masih didominasi cuaca kering dengan pertumbuhan awan hujan yang terbatas.
“Karena itu, peluang pelaksanaan OMC dalam waktu dekat sangat minim. Pemantauan atmosfer tetap dilakukan untuk mengidentifikasi apabila muncul peluang penyemaian awan,” ujar Ristianto.
Untuk Kalimantan Selatan, pemerintah terus memantau perkembangan cuaca, hotspot, dan kondisi karhutla. Peluang pelaksanaan OMC akan disesuaikan dengan ketersediaan awan potensial serta kebutuhan penanganan di lapangan.