Ormas Islam Datangi Polda Metro, Laporkan Dugaan Intimidasi Hercules ke Ilma Sani
"Bahwa klien kami, Saudari Ilma, mendapatkan perlakuan yang tidak semestinya ya, mendapatkan kekerasan verbal yang dilakukan oleh orang-orang yang mengatasnamakan ormas tersebut, dan tentu ini membuat klien kami terguncang jiwanya. Ada ketakutan yang luar biasa, di mana pada saat hari Minggu, tanggal 17 Mei, Saudari Ilma dibawa paksa oleh sekelompok orang menuju markas GRIB Jaya Pusat," ucap Gufroni.
GRIB Jaya Buka Suara usai Dituding Jadi Penyebab Persija Vs Persib Batal di SUGBK
"Di sana diinterogasi, dipaksa untuk mengakui bahwa Saudari Ilma yang melakukan pengiriman, pesan kepada Hercules dan istrinya yang berisikan ancaman-ancaman melalui WhatsApp-nya. Padahal itu bukan dilakukan oleh Ilma, dan sudah dijelaskan sebelum-sebelumnya bahwa handphone-nya diretas, ya WA di-hack sehingga pada saat kejadian itu memang dia tidak bisa mengoperasikan handphone-nya," imbuhnya.
Bahkan, kata Gufroni, Ilma mendapat ancaman akan dipenjara hingga diintimidasi dengan senjata api.
Respons Pramono soal Isu Persija Vs Persib Batal di GBK karena Acara GRIB Jaya
"Ya ditakut-takuti dengan pistol, lalu diletuskan, ya, dua kali, letusan ke bawah. Kemudian juga bapaknya akan diancam ditelanjangilah, kemudian anaknya untuk memvideokan, memvideokan dan seterusnya. Sehingga bagi kami, ini sudah masuk kepada tindak pidana, ya," tutur dia.
Selain itu, Gufroni mengatakan pihaknya juga akan membuat laporan ke Unit Cyber Crime Polda Metro Jaya. Menurut dia, hal ini menjadi pangkal masalah Hercules marah terhadap kliennya.