Pandemi Covid-19, IJTI Minta Jokowi Format Ulang Semua Target Pemerintah

Felldy Utama, Rizki Maulana ยท Jumat, 19 Juni 2020 - 19:00:00 WIB
Pandemi Covid-19, IJTI Minta Jokowi Format Ulang Semua Target Pemerintah
Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yadi Hendriana. (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id – Ikatan Jurnalis Indonesia (IJTI) meminta pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin memformat ulang semua target yang dicanangkan sebelumnya. Fokus saat ini bagaimana pemerintah bisa membawa Indonesia keluar dari krisis Covid-19.

Ketua Umum IJTI Yadi Hendriana menuturkan, Maret 2020 menjadi catatan penting bagi Indonesia. Berawal dari China, Indonesia juga harus menghadapi tantangan berat pandemi virus corona.

"Pemerintah harus me-reformat semua target karena pada 2 Maret 2020 Presiden Joko Widodo mengumumkan darurat Covid-19," kata Yadi dalam rilis survei nasional lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) bertajuk 'Evaluasi Publik Jelang 1 Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin', Jumat (19/6/2020).

Yadi melihat ada beberapa hal yang mesti dibenahi pemerintah. Salah satunya banyak kegamangan hingga pola komunikasi belum terjalin dengan baik di pemerintahan.

Kendati demikian, dia menyadari situasi itu terjadi lantaran Covid-19 bukan perkara mudah. Negara-negara di dunia juga mengalami permasalahan sama.

Karena itu, IJTI memandang saat ini publik tidak bisa menggeneralisasi kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dengan target yang dibuat sebelumnya. Pandemi Covid-19 tak dimungkiri menjadi salah satu sebab.

"Artinya, sekarang bagaimana cara pemerintah keluar dari krisis. Justru di sini masyarakat atau publik dan media bisa melihat bagaimana pemerintah bertahan dengan krisis, mampukah keluar dari krisis?" ucapnya.

Sementara itu, ASI dalam surveinya mencatat mayoritas publik puas dengan kinerja Jokowi-Ma’ruf. Pada aspek kepuasan kinerja pemerintah, 67,4 responden menyatakan puas, sementara 25,3 persen tidak puas dan sisanya 7,3 persen memilih tidak menjawab.

"Artinya secara umum publik mempersepsikan baik kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf," ucap Direktur Eksekutif ASI, Ali Rif'an.

Editor : Zen Teguh