Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Suka Makan Mayones? Menkes Sebut 1 Sendok Setara 1 Gorengan
Advertisement . Scroll to see content

Pandemi Covid-19, Menkes Sebut Ada Evaluasi Menyeluruh Sistem Kesehatan

Rabu, 11 Agustus 2021 - 06:39:00 WIB
Pandemi Covid-19, Menkes Sebut Ada Evaluasi Menyeluruh Sistem Kesehatan
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut ada evaluasi protokol kesshatan akibat pandemi(Foto: Setpres).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menganalogikan pandemi Covid-19 seperti peristiwa penyerangan menara World Trade Center (WTC) di New York City, Amerika. Akibat peristiwa tersebut industri penerbangan melakukan perbaikan dan adaptasi pada sistem keamanan industri penerbangan.

"Semua orang Amerika dan seluruh dunia paranoid mengenai transportasi udara. Padahal industri transportasi udara itu memberikan layanan ke miliaran orang. Kemudian apa yang terjadi dengan umat manusia? Mereka beradaptasi, menyusun protokol keamanan, sehingga industri transportasi udara tetap bisa berjalan melayani miliaran manusia untuk terbang," kata Budi di Jakarta Selatan, Selasa (10/8/2021). 

Budi menjelaskan, peristiwa yang meruntuhkan menara kembar dalam waktu dua jam tersebut membuat industri penerbangan merombak total sistem keamanan yang kemudian dipakai seluruh dunia. Tidak membutuhkan waktu lama, dalam dua tahun industri penerbangan tersebut bangkit dan menerapkan sistem keamanan yang ketat. 

"Saya lihat dalam 2 tahun sudah mapan. Sehingga walaupun ada sedikit perubahan dari gaya hidup kita terbang, tapi kita merasa yakin dengan protokol keamanan yang baru kita bisa nyaman terbang di udara," jelasnya.

Peristiwa tersebut dianggap sama persis seperti pandemi Covid-19 bedanya bukan sistem keamanan melainkan kesehatan. Di mana, peristiwa Covid-19 harus mengubah manusia seluruh dunia menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut