Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kopassus Tegaskan Kabar Orang Istana Digampar Pangkopassus Hoaks
Advertisement . Scroll to see content

Pangkopassus Ubah Tradisi, Prajurit Non-Komando Dilarang Pakai Baret Merah

Sabtu, 25 April 2026 - 09:45:00 WIB
Pangkopassus Ubah Tradisi, Prajurit Non-Komando Dilarang Pakai Baret Merah
Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Kita membuat pin khusus buat rekan-rekan yang kebetulan tidak berkualifikasi komando namun bertugas di Kopassus untuk menggunakan pin tersebut secara sah," tuturnya.

Nantinya, pin itu menjadi simbol pengabdian yang tetap diakui di lingkungan Kopassus. Dengan begitu, ikatan emosional antaranggota tetap terjaga meski tidak lagi menggunakan baret merah.

"Sehingga kita yang Kopassus setelah melihat pin tersebut akan tahu bahwa perwira tersebut, anggota tersebut pernah berdinas dan mengabdi di satuan ini dengan pengabdian terbaiknya," katanya.

Djon juga menegaskan, kebijakan ini berdampak langsung pada tradisi pembaretan. Ke depan, tidak ada lagi proses pembaretan bagi prajurit TNI AD yang tidak memiliki kualifikasi Komando.

"Tadi kita lihat, saya menyematkan pin memang ini sedikit berubah dan validasi organisasi ini di mana kita tidak ada lagi pelaksanaan pembaretan untuk menerima rekan-rekan yang kebetulan tidak berkualifikasi komando. Untuk melaksanakan pembaretan menggunakan baret merah," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut