Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabut Asap Pekat Karhutla Selimuti Palangka Raya, Siswa TK Hingga SMP Diliburkan
Advertisement . Scroll to see content

Panglima Jilah usai Bertemu Prabowo di Istana: Peladang Bukan Pemicu Karhutla!

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:44:00 WIB
Panglima Jilah usai Bertemu Prabowo di Istana: Peladang Bukan Pemicu Karhutla!
Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah (tengah). (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, membantah anggapan aktivitas berladang masyarakat adat menjadi salah satu penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar). Menurutnya, masyarakat adat tidak membuka lahan gambut untuk menanam padi.

Dia menjelaskan, masyarakat adat umumnya melakukan aktivitas berladang di kawasan lahan mineral dengan tetap menerapkan kearifan lokal dan pengawasan selama proses pembukaan lahan.

"Di Kalimantan Barat itu karhutla itu sebenarnya sudah sering terjadi, tetapi yang menjadi pemikiran kita itu peladang itu disalahkan. Jadi peladang itu dengan perkebunan itu kadang-kadang bersamaan waktunya. Akhirnya peladang yang disalahkan. Tetapi sebenarnya orang berladang tidak di lahan gambut. Orang berladang itu di lahan mineral," kata Panglima Jilah usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, anggapan aktivitas berladang masyarakat adat menjadi sumber asap muncul karena masih banyak pihak yang belum memahami pola pertanian dan kehidupan masyarakat adat di Kalimantan.

"Akhirnya menuduh peladang yang menjadi sumber asapnya. Tetapi bukan. Orang berladang ndak akan mungkin mau nanam padinya ke tempat yang gambut. Itu aja logikanya," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut