Panglima TNI Sebut SMA Pradita Dirgantara Hadir untuk Penuhi Kebutuhan Pendidikan Siswa

Riezky Maulana ยท Kamis, 14 Januari 2021 - 20:03:00 WIB
Panglima TNI Sebut SMA Pradita Dirgantara Hadir untuk Penuhi Kebutuhan Pendidikan Siswa
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - SMA Pradita Dirgantara merupakan sekolah berasrama yang berdiri sejak Tahun 2018 dan telah terakreditasi A. Sekolah yang terletak di Ngesrep, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah ini menyelanggarakan talk show bertajuk SMA Pradita Dirgantara sebagai Icon Distrupsi Pendidikan Indonesia, Kamis (14/1/2021).

Hadir sebagai pembicara utama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Hadi menyampaikan bahwasanya pandemi Covid-19 telah menyebabkan distrupsi di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, ekonomi, dan pendidikan. 

Dalam hal ini, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyiapkan sebuah konsep yang dinamakan Merdeka Belajar. Dalam menghadapi distrupsi pendidikan itulah, kata Panglima TNI SMA Pradita Dirgantara hadir.

"Sejalan dengan kebijakan merdeka belajar yang telah dicanangkan Mendikbud, SMA Pradita Dirgantara telah menempatkan diri untuk dapat menghadapi distrupsi pendidikan," ucap Hadi secara virtual.

Hadi memaparkan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang entah seperti apapun kondisinya harus tetap berjalan. Oleh karena itu, pemerintah sendiri menyiapkan suatu sistem yang disebut Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). 

"Kebijakan PJJ merupakan komitmen pemerintah terhadap pemenuhan hak pendidikan bagi seluruh anak indonesia di tengah pandemi. Kita semua menyadari bahwa hanya melalui pendidikan kita dapat menyiapkan generasi masa depan berkualitas yang akan mengawaki negara ini di masa yang akan datang. Investasi jangka panjang ini tidak boleh berhenti karena pandemi," ucapnya.

Panglima Hadi pun menyambut baik atas digelarnya acara talk show yang mengambil topik pembahasan terkait pendidikan. Menurutnya, acara tersebut juga dapat dijadikan sebagai ajang persiapan untuk menyambut perubahan pendidikan Indonesia dan perkembangan teknologi dunia.

"Acara ini harus dijadikan sebagai sarana utk mengimplimentasikan visi berubahan tersebut, manfaatkan kegiatan ini untuk mengembangkan wawasan dan pemahaman agar kita siap menghadapi arus peribahan dunia pendidikan indonesia dan kemajuan Iptek dunia," tuturnya.

Dia berharap agar SMA Pradita Dirgantara dapat mengembangkan pemikiran yang terbuka serta kritis. Tak lupa, setiap metode pembelajaran haruslah menciptakan sebuah inovasi.

"Kembangkan pemikiran kritis dan terbuka untuk menciptakan inovasi-inovasi dalam proses belajar mengajar," ucapnya.

Adapun dalam acara ini menghadirkan dua narasumber bergelar profesor. Keduanya adalah Rhenald Kasali dan Shabhaz Khan. Sambutan pun diberikan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq