Pascakerusuhan 21-22 Mei, Pemprov DKI Perbaiki Fasilitas Umum Senilai Rp465 Juta

Wildan Catra Mulia ยท Jumat, 24 Mei 2019 - 20:33 WIB
Pascakerusuhan 21-22 Mei, Pemprov DKI Perbaiki Fasilitas Umum Senilai Rp465 Juta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menghitung semua kerusakan sarana dan prasana umum di Ibu Kota akibat kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei lalu. Fasilitas yang rusak tersebut terdiri atas sejumlah taman hingga pagar pembatas jalan, dengan nilai perbaikan senilai Rp465 juta.

“Iya ada (kerusakan). Jadi terutama terjadi pada taman, yang paling banyak itu adalah kerugian kerusakan taman dan pagar itu Rp465 juta. Itu angka perbaikan, nilai perbaikannya. Itu biaya langsung yang terkena dari kejadian kemarin,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Dia belum bisa menjelaskan secara detail taman-taman dan jalan mana saja yang harus diperbaiki. Anies menuturkan, perbaikan fasilitas akibat bentrokan massa dengan aparat kepolosian pada 21-22 Mei lalu bukanlah perbaikan secara keseluruhan, melainkan parsial (sebagian saja). Selain kerusakan yang tidak terlalu parah, dia menyebut hanya ada beberapa tanaman di taman yang perlu diganti.

BACA JUGA: Usai Kerusuhan, Wakapolres Jakarta Barat Bertamu ke Markas FPI di Petamburan

“Saya belum lihat detilnya. Ini baru angka perbaikan yang diberikan. Tapi saya rasa perbaikan itu bukan perbaikan total. Itu pasti sebagiannya diperbaiki. Tapi bukan kemudian habis. Kan enggak ada taman yang habis sama sekali. Ini hanya tanaman-tanamanya aja,” ujar Anies memaparkan.

Di sisi lain, mantan rektor Universitas Paramadina itu menjelaskan, angka Rp465 juta tersebut hanyalah nilai dari perbaikan, bukan berupa anggaran yang harus dikeluarkan. Dia pun memastikan, perbaikan sejumlah fasilitas umum yang rusak itu akan mulai dikerjakan dalam waktu dekat.

“Jadi enggak perlu (anggaran). Kan sebetulnya juga taman-taman itu akan digantiin juga. Jadi sudah ada stok. Bukan suatu pekerjaan yang harus dilakukan lewat pengadaan, bukan. Itu memang tanamannya udah disiapkan untuk dipasang lagi. Hanya kebetulan baru kejadian, jadi dipasang lebih awal,” tuturnya.


Editor : Ahmad Islamy Jamil