Pasukan Indonesia Selamatkan Warga AS yang Disandera Bandit di Kongo

Riezky Maulana ยท Senin, 20 Juli 2020 - 12:47 WIB
Pasukan Indonesia Selamatkan Warga AS yang Disandera Bandit di Kongo

Pasukan Indonesia yang tergabung dalam Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Monusco dalam misi pembebasan sandera warga AS di Kongo. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de l Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo (Monusco) ikut terjun dalam proses penyelamatan sandera satu warga negara Amerika Serikat (AS). Warga AS yang diketahui bernama Sarah itu menjadi korban penyanderaan kelompok bandit di Desa Ake, 10 kilometer dari SCD Lulimba, Kongo.

Komandan Satgas TNI RDB, Kolonel Inf Daniel Lumban Raja mengatakan Sarah berhasil diselamatkan dalam misi itu, diawali dengan adanya informasi kepada Komandan Static Combat Deployment (SCD) Lulimba, Mayor Inf Yoni yang menyebut akan bernegosiasi dengan kelompok bandit yang telah menculik warga negara asing. Menurutnya, Sarah telah disekap di markas bandit tersebut selama kurang lebih 16 hari dan dikhawatirkan kondisinya kian memburuk.

Kemudian, Komandan SCD Lulimba Satgas RDB XXXIX-B Monusco bersama kepala desa setempat, Regiment Commander FARDC, Commander Local Police, Team MSF melakukan briefing di Kampung Lulimba guna pelaksanaan negosiasi akhir. Mereka juga memikirkan segala kemungkinan risiko yang akan terjadi selama proses negosiasi.

Lebih lanjut, setelah menemukan titik terang, proses negosiasi berhasil mencapai kesepakatan. Kelompok bandit tersebut bersedia untuk membebaskan Sarah.

"Satgas RDB berperan penting dalam memastikan situasi keamanan terkendali dengan melaksanakan pengamanan ring luar untuk melakukan back up dan mengambil tindakan apabila terjadi situasi genting dalam proses terjadinya negosiasi sandera yang terjadi di Desa Ake tersebut,” kata Daniel dalam keterangan tertulis yang diterima di iNews.id di Jakarta, Senin (20/7/2020).

Kepala Penerangan (Papen) Satgas TNI Konga XXXIX-/RDB Monusco, Lettu Laut (KH/W) Lilia Budiyanti mengatakan upaya negosiasi berhasil dilaksanakan dalam keadaan aman. Di lokasi pembebasan sandera, satgas bernegosiasi dengan tiga bandit bersenjata lengkap AK-47.

"Dilaporkan kondisi sandera secara umum stabil dilanjutkan pemeriksaan kesehatan secara intensif kepada korban," ucap Lilia. Apresiasi luar biasa serta ucapan terima kasih disampaikan oleh Chief dan MSF Team atas kerja keras dalam membantu pembebasan sandera tersebut kepada Satgas TNI RDB dengan melaksanakan patroli, koordinasi serta upaya dukungan lainnya," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama