PB IDI Konfirmasi 2 Dokter di Jawa Timur Meninggal Dunia karena Covid-19

Riezky Maulana ยท Senin, 03 Agustus 2020 - 22:42 WIB
PB IDI Konfirmasi 2 Dokter di Jawa Timur Meninggal Dunia karena Covid-19

Ilustrasi. (Foto: IST)

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) kembali mengabarkan berita duka. Dokter Edi Suwasono dan dokter Sony Putrananda meninggal dunia karena virus corona (Covid-19).

Pejabat Humas PB IDI Abdul Halik Malik menuturkan, dokter Edi Suwasono meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Minggu (2/3/2020).

"Dokter Edi Suwasono meninggal di RSSA Malang. Meninggal dunia tanggal 2 Agustus kemarin pukul 10.00 WIB. Dia positif Covid-19," kata Halik ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (3/8/2020).

Dokter Edi tercatat sebagai anggota IDI Cabang Malang Raya. Sementara itu, lanjut Halik, dokter Sony yang merupakan anggota IDI Cabang Blitar meninggal dunia pada Selasa (28/7/2020).

Sama seperti dokter Edi, dokter Sony juga menghembuskan nafas terakhirnya di RSSA Malang setelah sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Persada Malang. Menurut Halik, almarhum dokter Sony meninggal sekira pukul 21:50 WIB.

"Rujukan dari Rumah Sakit Persada Malang. Dia dirujuk ke RS Rujukan Covid-19 di Malang (RSSA) dan pada Selasa 28 Juli malam meninggal dunia," ,katanya.

Halik menuturkan, hasil daripada pemeriksaan rapid dokter Sony tidak menunjukkan reaktif. Dokter Sony, kata Halik melakukan pemeriksaan rapid di tanggal 24 Juli 2020.

Baru diketahui terkonfirmasi positif, kata Halik saat hasil swab laboratorium PCR keluar empat hari kemudian, 28 Juli 2020.

Sementara itu, Ketua Umum lPB IDI, Daeng M Faqih menyampaikan ucapan belasungkawanya melalui akun Twitter @PBIDI pada Senin (3/8/2020) pukul 21.00 WIB. Dia berharap keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan.

"Semoga hal-hal baik yang menjadi perjuangan beliau diterima oleh Allah SWT dengan limpahan pahala yang mulia. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan keikhlasan dalam cobaan ini. Amin," tulis Daeng dalam keterangannya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq