Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PBNU Umumkan Jajaran Pengurus Periode 2026-2031: Gudfan Arif Sekjen, Gus Ipul Waketum
Advertisement . Scroll to see content

PBNU: Tidak Etis Melakukan Agenda Politik saat Situasi Gawat Covid-19

Senin, 26 Juli 2021 - 22:08:00 WIB
PBNU: Tidak Etis Melakukan Agenda Politik saat Situasi Gawat Covid-19
Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj berharap tidak ada agenda politik saat penanganan pandemi Covid-19 (Foto: Ant)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyesalkan provokasi dan upaya sekelompok orang yang memiliki agenda politik di saat negara sedang kesulitan menghadapi pandemi Covid-19. Agenda pemerintah untuk penanganan pandemi harus didukung.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mengatakan tidak etis melakukan agenda politik pada situasi saat ini.

“Sekarang saatnya bergandengan tangan, partai pendukung, oposisi, masyarakat manapun, harus bergandengan tangan. Jangan sampai malah ini dibikin kesempatan untuk tujuan target politik. Tidak etis, tidak berakhlak, tidak bermoral orang yang melakukan agenda politik di saat gawat seperti ini," ujar Said pada sesi dialog dalam pertemuan virtual Menko Polhukam Mahfud MD, Senin (26/7/2021).

Pertemuan silaturahmi ini diselenggarakan oleh Kemenko Polhukam untuk membahas kesepahaman dan kerjasama dengan ormas dalam penanganan pandemi Covid-19.

Said Aqil juga mengajak masayarakat untuk satu barisan menolong masyarakat yang terdampak Covid. “Dalam islam dikatakan ada Hifdzun-Nafs, ada Hifdzun Maal. Yaitu bagaimana menyelamatkan jiwa dulu, baru ekonomi. Yang paling penting jiwa dulu. Nyawa dulu, Kesehatan dulu. Dengan sekuat tenaga” ujar Said.

Hadir dalam pertemuan online tersebut, Ketua Umum PBNU,  KH Said Aqil Siradj, Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faishal Zaini dan jajaran pengurus. 

Sementara dari Kemenko Polhukam, Menko Mahfud hadir beserta Sesmenko, para Deputi, para Staf Ahli dan para Staf Khusus.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut