PDIP: Gibran-Kaesang Tetap Wajib Ikut Penjaringan jika Ingin Jadi Wali Kota Solo

Abdul Rochim ยท Minggu, 28 Juli 2019 - 19:10 WIB
PDIP: Gibran-Kaesang Tetap Wajib Ikut Penjaringan jika Ingin Jadi Wali Kota Solo

Kaesang Pangarep bersalaman dengan Presiden Jokowi dalam halalbihalal di Istana Negara, Jakarta beberapa waktu lalu. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).

PADANG, iNews.id, - PDI Perjuangan membuka diri bagi siapa pun yang ingin menjadi kepala daerah di Pilkada 2020, termasuk dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. Namun, untuk benar-benar lolos menjadi calon dari PDIP harus tetap mengikuti tahap penjaringan.

Penegasan itu disampaikan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto merespons kemungkinan Gibran atau Kaesang maju dari PDIP. Dua putra Jokowi ini sebelumnya masuk bursa Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo 2020 berdasarkan hasil survei Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo.

"Kita serahkan pada kehendak rakyat. Yang jelas PDIP membuka mekanisme bagi putra-putri bangsa yang ingin berdedikasi, yang ingin menggunakan kekuasaan sebagai alat untuk menyejahterakan rakyat, kami membuka," kata Hasto di Padang, Sumatera Barat, Minggu (28/7/2019).

Hasto menuturkan, untuk maju sebagai kandidat, ada mekanisme yang harus dilalui. Siapapun itu yang bergabung ke PDIP, harus mengikuti sekolah partai, mengikuti psikotes dan kemudian akan dilatih menjadi kepala-kepala daerah yang baik.

PDIP, kata dia, belum memulai tahap penjaringan. Kendati demikian pihaknya terus mencermati hadirnya tokoh-tokoh yang memenangkan hati rakyat.

”Kami akan terus mencermati siapa yang disuarakan rakyat untuk menjadi pemimpinnya," kata Hasto.

Mantan Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf ini melanjutkan, dalam menghadapi Pilkada 2020, PDIP siap bekerja sama dengan partai lain, termasuk mengedepankan Koalisi Indonesia Kerja.

PDIP meyakini, melalui langkah-langkah organisasi kepartaian, kekuatan pengurus struktural partai, dan membangun kerja sama dengan baik dengan tokoh-tokoh masyarakat, mereka dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.


Editor : Zen Teguh