Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ali Ngabalin Nilai Kisruh Diskusi di UGM Bagian dari Dinamika Demokrasi
Advertisement . Scroll to see content

PDIP Pertanyakan Format Diskusi di UGM: Ini Forum Dialog atau Monolog? 

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:01:00 WIB
PDIP Pertanyakan Format Diskusi di UGM: Ini Forum Dialog atau Monolog? 
Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP), Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema dalam program Interupsi yang disiarkan di iNews, Kamis (18/6/2026). (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP), Yohanis Fransiskus Lema atau yang akrab disapa Ansy Lema mempertanyakan format dialog bertajuk "Kopdar Bareng Mas Dar" yang menghadirkan sejumlah pejabat pemerintah di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin (15/6/2026) malam. Pasalnya, forum tersebut berujung kisruh

Ansy menyoroti komposisi narasumber dalam forum tersebut yang seluruhnya berasal dari kalangan pemerintah, yakni Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Menurutnya, kampus semestinya juga turut menghadirkan unsur sivitas akademika sebagai narasumber utama agar pembahasan lebih berimbang.

"Harus ada representasi narasumber dari sivitas akademika, baik mahasiswa sebagai narasumber dan juga dosen ataupun juga peneliti. Supaya memang forum ini adalah forum yang representatif. Jadi bukan saja cover both sides, tetapi bahkan cover all sides," kata Ansy dalam program Interupsi bertajuk 'Kisruh Diskusi UGM: Ruang Dialog atau Konflik?' yang disiarkan di iNews, Kamis (18/6/2026).

Ansy menilai, mahasiswa yang hadir dalam forum tersebut lebih banyak berperan sebagai peserta undangan ketimbang menjadi bagian dari subjek dialog.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut