PDIP Sepakat Pernyataan SBY soal Politik Identitas Marak di Pemilu 2019

Felldy Utama ยท Kamis, 12 Desember 2019 - 16:25 WIB
PDIP Sepakat Pernyataan SBY soal Politik Identitas Marak di Pemilu 2019

Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sepakat dengan pernyataan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut politik identitas menguat pada Pemilu 2019. SBY mengatakan, untuk kali pertama, Pemilu pada tahun ini diwarnai politik identitas.

Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah tak menyangkal penyataan ketua umum Partai Demokrat itu. Dia mendengar banyak laporan dari sejumlah pihak terkait evaluasi pelaksanaan Pemilu 2019. Laporan itu menyebut, adanya residu dalam proses demokrasi terutama pemilihan presiden.

"Yang mana residu itu menyangkut maraknya politik identitas yang digunakan oleh berbagai pihak di dalam kontestasi pemilu kemarin. Saya kira pandangan Pak SBY dalam konteksnya kalau kita kaitkan dengan realitas yang terjadi sepanjang pemilu presiden kemarin," katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Basarah sepakat evaluasi terhadap Pemilu 2019. Namun, evaluasi tersebut bukan berarti harus mengubah pelaksanaan pemilu. Menurut dia, pemilu yang dilakukan secara langsung merupakan sebuah esensi dari kedaulatan rakyat.

"Semua terpikat pada role of game yang telah disepakati oleh rakyat Indonesia, baik melalui konstitusi UU maupun peraturan-peraturan lainnya," ujarnya.

Basarah meminta semua pihak yang terlibat agar tidak menggunakan politik identitas dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Apalagi, demokrasi hanya cara untuk mencapai tujuan bernegara.

"Artinya, jangan kemudian kontestasi demokrasi yang dipandang sebagai momentum pemilihan presiden dan legislatif sebagai sesuatu hidup dan mati seseorang atau satu kelompok," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato politik bertajuk, Refleksi Akhir Tahun di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (11/12/2019). Dalam pidatonya, SBY menyebut Pemilu 2019 diwarnai politik identitas.

Menurut dia Pemilu 2019 memberikan pengalaman dan pelajaran berharga bagi Indonesia. Banyak yang baru didapatkan dari Pemilu 2019, baik positif maupun negatif. "Yang buruk, pertama kali dalam sejarah, pemilu kita diwarnai oleh politik identitas yang melebihi takarannya," ujar SBY di JCC, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Editor : Djibril Muhammad