Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Akrab! Momen Jokowi dan Keluarga Halalbihalal dengan Prabowo dan Didit
Advertisement . Scroll to see content

Pembangunan Indonesia Timur Bukti Jokowi Bukan Pemimpin Retorika

Rabu, 03 April 2019 - 11:19:00 WIB
Pembangunan Indonesia Timur Bukti Jokowi Bukan Pemimpin Retorika
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres Cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir. (Foto: Abdul Rochim).
Advertisement . Scroll to see content

"Tapi Pak Jokowi membuktikan pemerataan pembangunan untuk semua, untuk keadilan dan untuk kepentingan bangsa di atas segalanya," ucapnya.

Sejumlah KEK yang diresmikan memiliki fokus berupa pengolahan komoditas pertanian setempat dan perikanan. KEK Bitung misalnya, dengan luas total 534 hektare diharapkan mampu mendorong hilirisasi dan daya saing sektor perikanan, agro bisnis dan farmasi.

KEK Morotai memiliki keunggulan berupa keindahan pantai dan pemandangan bawah laut yang indah. Dahulu, Pulau Morotai diketahui juga merupakan salah satu basis militer pada Perang Dunia II sehingga berpotensi menjadi daerah wisata.

Sedangkan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan memiliki luas 557 hektare yang akan ditujukan sebagai kawasan pengolahan kelapa sawit, energi, dan logistik. Daerah tersebut memang kaya akan sumber daya alam terutama kelapa sawit sehingga diharapkan akan menjadi pusat pengolahan komoditas tersebut beserta segala produk turunannya di samping industri lain seperti industri mineral, gas, dan batu bara.

Pembangunan ini, kata Erick, membuktikan Jokowi memiliki road map dan rencana besar untuk membawa Indonesia menjadi raksasa ekonomi di 2030. Menurutnya, jangan sampai Indonesia dalam trek yang benar kembali mundur akibat salah memilih pemimpin.

"Sebab Pak Jokowi sudah memberi bukti, yang lain hanya retorika dan tidak memiliki pengalaman dan rencana yang jelas. Untuk itu jadi kewajiban kita untuk memastikan pembangunan terus berlanjut dengan memiliki calon nomor 01, Jokowi-Ma'ruf Amin," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut