Pemerintah Diminta Beri Penghargaan untuk Tenaga Medis yang Wafat saat Tangani Corona

Felldy Utama · Rabu, 25 Maret 2020 - 13:28 WIB
Pemerintah Diminta Beri Penghargaan untuk Tenaga Medis yang Wafat saat Tangani Corona

Ilustrasi Petugas medis membawa seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) (Foto: Antara/Septianda Perdana)

JAKARTA, inews.id - Komisi IX DPR meminta pemerintah memberikan penghargaan bagi tenaga medis yang wafat saat menangani pasien virus corona. Penghargaan layak diberikan karena tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan virus corona.

Usul itu disampaikan anggota Komisi IX DPR, Muchamad Nabil Haroen dalam rapat kerja bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, Selasa (24/3/2020) kemarin. Menurutnya pengharagaan itu sebagai bentuk keseriusan pemerintah menangani wabah virus corona.

"Saya usulkan penganugerahan kepada tenaga medis yang wafat saat berjuang. Ini bukan sekadar penghargaan, tapi sebagai bentuk perhatian dan kesungguhan pemerintah mendukung perjuangan segenap kader terbaik bangsa di masa krisis," kata Nabil dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Rabu (25/3/2020).

Selain itu, Komisi IX DPR meminta proses tes cepat deteksi virus corona atau rapid test dipercepat. Menurutnya dengan tes tersebut pemerintah dapat memetakan penyebaran virus corona sebagai dasar rencana penanggulangan ke depan.

Kemudian Nabil juga mengajak semua pihak swasta untuk mengambil bagian dalam pengadaan alat perlindungabn diri (APD) bagi tenaga medis yang bertugas. Dia menjelaskan wabah ini dapat diatasi jika semua elemen bangsa saling membantu dan bergotong royong.

"Kami juga memohon agar warga mengikuti tahapan-tahapan pencegahan dan penangan yang telah ditetapkan pemerintah," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama