Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Kepala Bakom: Ekonomi Tumbuh hingga Gaji Buruh Naik
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Dorong Platform Digital Bagi Keuntungan yang Adil ke Media, Lindungi Hak Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:21:00 WIB
Pemerintah Dorong Platform Digital Bagi Keuntungan yang Adil ke Media, Lindungi Hak Jurnalis
Kepala Bakom Syahganda Nainggolan (Dok. Bakom)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mendorong platform digital dan perusahaan teknologi besar (big tech) menerapkan pembagian keuntungan yang adil bagi industri media. Upaya ini dilakukan untuk melindungi hak jurnalis dan pekerja media atas informasi yang mereka hasilkan.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan mengatakan, platform digital memiliki kemampuan menyerap dan memanfaatkan informasi yang diproduksi media untuk meraih keuntungan. Namun, pemanfaatan tersebut dinilai perlu mempertimbangkan hak kepemilikan dan kontribusi media sebagai pembuat berita.

“Dengan kemampuan dia, big tech itu bisa menyerap semua apa yang teman-teman (media) tulis. Nah, ini ada problem ke depan bagaimana keadilan juga buat teman-teman media. Pemerintah kalau bisa dikasih masukan bagaimana merumuskan keadilan, ke depan kita juga bisa mendorong agar Indonesia bisa bernegosiasi dengan pemilik-pemilik big tech,” kata Syahganda saat membuka Local Media Summit 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Dalam acara yang dihadiri ratusan pekerja media dari seluruh Indonesia itu, Syahganda juga menyoroti perkembangan penggunaan media sosial dan mesin pencari berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Menurutnya, perkembangan teknologi turut memperluas penyebaran informasi di ruang publik, termasuk informasi yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kondisi tersebut dinilai merugikan masyarakat sebagai penerima informasi, sekaligus jurnalis dan pekerja media yang mengumpulkan serta memberitakan informasi melalui proses verifikasi langsung di lapangan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut