Pemerintah Sebut Cegah Corona Bukan dengan Halangi Pemudik

Felldy Utama ยท Kamis, 26 Maret 2020 - 17:58 WIB
Pemerintah Sebut Cegah Corona Bukan dengan Halangi Pemudik

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Foto: Antara/Aditya Pradana).

JAKARTA, iNews.id - Kehadiran pemudik dari Jakarta diketahui mulai membuat khawatir masyarakat di daerah tujuan. Kekhawatiran itu muncul karena Jakarta menjadi episentrum penyebaran virus corona di Indonesia.

Diketahui dari 893 kasus positif corona secara nasional, 515 di antaranya ditemukan di ibu kota. Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menegaskan pencegahan penyebaran bukan dengan menghalangi pemudik kembali ke kampung halamannya.

Yuri mengatakan kunci utama mencegah penyebaran corona adalah menjaga jarak aman atau physichal distancing. Dia menyebut orang yang datang dari daerah yang diketahui belum terpapar pun tak menjamin tidak membawa virus.

"Kontak dekat harus dijaga, masalahnya bukan ada di pemudik. Warga dari daerah bukan wabah tak menjamin tidak membawa virus," ucapnya dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Dia mengatakan kunci mencegah penyebaran adalah menghindari kerumunan dan berkegiatan di rumah saja. Jika terpaksa berkegiatan di luar rumah maka hindari melakukan kontak fisik seperti bersalaman.

Menurutnya hal itu akan lebih efektif mencegah penularan daripada menghalangi orang-orang ke suatu daerah. Langkah berikutnya yaitu agar masyarakat saling mengingatkan.

"Kami yakin semua masyarakat mampu. Tantangan berikutnya yaitu saling mengingatkan dan kita mau diingatkan untuk mematuhi imbauan pemerintah," katanya.

Selain itu mencegah penyebaran dilakukan dengan segera melaksanakan rapid test massal. Pemeriksaan itu berfungsi sebagai pelacakan terhadap orang-orang yang diketahui pernah melakukan kontak dengan pasien yang terpapar corona.

Editor : Rizal Bomantama