Pemerintah Siapkan Rp3,9 T untuk Universitas Islam Internasional

Fakhrizal Fakhri, Okezone · Kamis, 18 Januari 2018 - 23:13 WIB
Pemerintah Siapkan Rp3,9 T untuk Universitas Islam Internasional

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. (Foto: SIndonews/ Dok)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan menyiapkan anggaran sebesar Rp3,9 triliun untuk membangun Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Kompleks RRI, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Untuk pembangunan tahap awal, pemerintah akan menggelontorkan dana Rp600 miliar. Dana pada pembangunan awal itu akan dikucurkan oleh Kementerian Agama melalui Bendahara Urusan Negara (BUN) di Kementerian Keuangan. Sebab, dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2018 anggaran tersebut belum masuk.

Pembangunan kampus bertaraf internasional itu akan memakan luas lahan sekitar 142 hektare. Kampus UIII tersebut direncanakan rampung dan telah beroperasi pada 2018.
“Untuk ini sekitar Rp600 miliar di 2018 ini dari Rp3,9 (triliun),” ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, “Kamis (18/1/2018).

Sementara untuk sisa dana pembangunan, pemerintah belum memastikan apakah akan meminjam atau tidak nantinya. Basuki menyerahkan sepenuhnya urusan tersebut kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. “Kalau semua anggaran yaitu Rp3,9 triliun belum tentu pinjaman, mungkin ini akan menggunakan hibah-hibah dari banyak negara. Itu urusan Pak Wapres. Tapi dengan APBN dulu untuk 2018,” katanya.

Bangunan UIII nantinya akan dibangun secara futuristik. Rencananya akan terdapat sejumlah fasilitas seperti perpustakaan, masjid, serta taman religi. Bangunan ini pun dirancang oleh arsitek Indonesia, Andy Siswanto dan Muniji.  Muniji merupakan mantan orang Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), yang juga cucu dari almarhum Kiai Ahmad Dahlan.

Filosofis bangunan ini akan mencerminkan ayat-ayat Alquran. Sementara itu, sasaran mahasiswa dari universitas ini merupakan para pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan pasca sarjana hingga mahasiswa yang ingin meraih gelar doktor nantinya‎.

Sementara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas (Ratas) untuk membahas pembangunan UIII di Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Ratas tersebut dilakukan guna mencari solusi terkait pembangunan yang menimbulkan pro dan kontra lantaran adanya rencana penggusuran bangunan bersejarah Rumah Cimanggis.

Rumah Cimanggis merupakan salah satu rumah bersejarah peninggalan kolonial Belanda yang berdiri sejak 1778 di kawasan kompleks RRI RT 1 RW 1 Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya.

Rumah ini pernah menjadi rumah singgah Gubernur Jenderal VOC Petrus Albertus van Der Parra. Adapun pembangunan rumah ini dilakukan untuk istri kedua Gubernur Van Der Parra, yang bernama Yohana.


Editor : Azhar Azis