Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenhub Periksa Besar-Besaran Moda Transportasi Jelang Nataru, Cek Ribuan Kapal hingga Bus
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Siapkan Sederet Insentif Akhir Tahun, Bebaskan PPN Tiket Pesawat hingga Rekening Gratis

Kamis, 05 November 2026 - 21:23:00 WIB
Pemerintah Siapkan Sederet Insentif Akhir Tahun, Bebaskan PPN Tiket Pesawat hingga Rekening Gratis
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah akan menyalurkan berbagai paket insentif menjelang akhir tahun untuk memperkuat daya beli sekaligus menopang mobilitas masyarakat dalam menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027.

Langkah percepatan penyaluran insentif ini juga bertujuan mengawal pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,4 persen dalam APBN 2026. Sementara itu, realisasi pertumbuhan ekonomi hingga kuartal III 2026 telah mencapai 5,45 persen secara kumulatif.

Program insentif pertama adalah pembukaan rekening perbankan gratis dengan saldo awal senilai Rp50.000 bagi Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 17 tahun ke atas yang berada dalam kategori desil 1 hingga 4. Bantuan ini ditargetkan menjangkau 25,16 juta penduduk dan akan diluncurkan sebelum akhir 2026.

"Rekening gratis masih dalam pematangan. Dalam dua bulan ini akan direalisasikan," ujar Airlangga kepada awak media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).

Kedua, penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram per keluarga setiap bulan bagi 33,24 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada desil 1 hingga 4 untuk periode Oktober hingga Desember 2026.

Ketiga, penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) senilai total Rp900.000 atau Rp300.000 per bulan selama tiga bulan yang dibayarkan sekaligus. Bantuan ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja yang berpenghasilan maksimal Rp3,5 juta atau di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP).

Di sektor mobilitas, pemerintah memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk tiket pesawat kelas ekonomi rute domestik.

Fasilitas insentif PPN ini menyasar 3,75 juta penumpang dengan tanggal keberangkatan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Insentif tersebut berlaku untuk pembelian tiket mulai 20 Oktober 2026.

Insentif untuk moda transportasi darat mencakup kereta api dengan potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial di wilayah Jawa dan Sumatra Utara. Program ini ditargetkan menjangkau 1,04 juta penumpang untuk periode perjalanan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.

Sementara itu, untuk transportasi laut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan diskon tarif dasar sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi pada seluruh rute kapal penumpang. Insentif ini ditargetkan menjangkau 414.000 penumpang untuk periode perjalanan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Adapun untuk penyeberangan, ASDP memberikan pembebasan 100 persen tarif jasa pelabuhan bagi pejalan kaki dan kendaraan golongan II/IVA di 14 pelabuhan penyeberangan. Program ini menyasar 1,42 juta pengguna.

"Kemudian tarif jasa pelabuhan (untuk pejalan kaki dan kendaraan golongan II/IVA) yang digratiskan oleh ASDP di 14 pelabuhan untuk 1,42 juta orang periodenya 22 Desember 2026 sampai dengan 10 Januari 2027," ujarnya.

Editor: Adhenda Madarina Idzni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut