Pemerintah Umumkan Paket Stimulus Ekonomi Terbaru, Insentif Pajak Penulis hingga Diskon Tiket Penerbangan
Untuk sektor angkutan darat dan umum, pemerintah membagi dua pos pendanaan operasional. Untuk liburan sekolah dialokasikan dana sebesar Rp190 miliar dengan target penerima manfaat mencapai 3.074.889 orang dan momen Nataru disiapkan dana penyokong sebesar Rp161,4 blanket budget dengan target penerima manfaat menembus 2.874.381.000 alokasi kumulatif perjalanan.
Seskab Teddy Rapat Bareng Airlangga-Purbaya, Bahas Penyesuaian Energi hingga Stimulus Ekonomi
"Kemudian yang kedua terkait dengan diskon transportasi, dan juga diskon untuk angkutan udara selama liburan sekolah nanti, dan juga untuk Nataru. Nah itu disiapkan langsung, ucap Airlangga.
Sementara itu, relaksasi tarif sektor dirgantara didorong lewat pemotongan harga tiket pesawat kelas ekonomi sebesar 30 persen sekaligus pemberian fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
"Untuk transportasi udara, seperti biasa diberikan diskon 30 persen dan PPN ditanggung pemerintah dalam momen lebaran ini khusus untuk kelas ekonomi, itu disiapkan anggaran sebesar Rp472,7 miIiar, targetnya 2,3 juta penumpang. Kemudian PPN DTP pada saat Nataru, itu disiapkan Rp722,7 miliar, dengan target 3,7 juta penumpang," tuturnya.
Di lini ketenagakerjaan, pemerintah bergerak cepat mempertebal jaring pengaman sosial melalui penguatan vokasi serta penyerapan tenaga kerja muda. Langkah ini diambil guna meredam dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah wilayah industri.
Pemerintah dipastikan akan membuka gelombang (batch) ke-4 Program Magang Nasional pada bulan Juli mendatang dengan daya tampung kuota yang sangat besar.
“Selanjutnya juga dibahas terkait dengan program magang nasional, dan batch 4 ini akan dilakukan di bulan Juli untuk 150,000 daripada peserta, dengan anggaran sebesar Rp4,14 triliun,” ujarmya.
“Kemudian juga program vokasi nasional, itu ditargetkan untuk 220.000 lulusan SMK, dan 50.000 pekerja yang ter-PHK, dengan anggaran Rp2,12 triliun. Jadi itu yang tadi dibahas, dan ini semuanya diharapkan bisa menjadi stimulus di kuartal ke-2," tuturnya.
Editor: Aditya Pratama