Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perpustakaan Gasibu akan Bertransformasi Menjadi Perpustakaan Digital
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov Lepas 1.147 Mahasiswa Ikuti Program Probidik Gema Jabar, Bantu Guru Mengajar

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:15:00 WIB
Pemprov Lepas 1.147 Mahasiswa Ikuti Program Probidik Gema Jabar, Bantu Guru Mengajar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melepas 1.147 orang mahasiswa untuk mengikuti program Probidik Gema Jabar. (Foto: dok Pemprov Jabar)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Sebanyak 1.147 orang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengikuti program Penguatan Profesional Bidang Pendidikan (Probidik) Gema Jabar. Melalui program tersebut, para mahasiswa akan melakukan praktik mengajar di 364 satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB, dengan rincian 230 SMA, 116 SMK, dan 18 SLB. Kegiatan berlangsung selama 6 bulan atau 20 SKS.

Selama bertugas di lapangan, mahasiswa akan didampingi oleh dosen pembimbing dari UPI, serta guru pamong dari pihak sekolah. Program Probidik bertujuan untuk menjawab tantangan kekurangan guru di Jabar. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendukung penuh program Probidik Gema Jabar yang diluncurkan Pemprov Jawa Barat bekerja sama dengan UPI.

Program ini harus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melaksanakan pembelajaran sekaligus belajar secara langsung memberikan pendidikan kepada siswa sekolah terutama di wilayah perdesaan.

"Ini kesempatan bagi kalian mahasiswa selama enam bulan untuk menekuni program pembelajaran sekaligus belajar secara langsung. Sebab saat mengajar bukan saja keahlian akademik yang dipraktikkan, tetapi juga untuk memupuk soal rasa saat mengajar kepada anak didiknya," ujar gubernur saat berdialog dengan mahasiswa, Senin (13/7/2026).

Hal kedua yang ditekankan adalah agar mahasiswa memiliki pandangan lebih luas terkait wilayah Jawa Barat.

"Harus mengenal Jabar, bukan Kota Bandung saja. Jabar itu luas sehingga diketahui bahwa yang perlu dicerdaskan itu juga berada di perdesaan dan perkampungan," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut