Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangguhkan Penahanan Seluruh Mahasiswa Tersangka Demo di Balai Kota Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Penahanan Ditangguhkan, Mahasiswa Tersangka Demo Rusuh di Balai Kota DKI Minta Maaf

Jumat, 30 Mei 2025 - 19:49:00 WIB
Penahanan Ditangguhkan, Mahasiswa Tersangka Demo Rusuh di Balai Kota DKI Minta Maaf
Mahasiswa Universitas Trisakti Muhammad Ammar (foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penahanan mahasiswa Universitas Trisakti tersangka demo rusuh di Balai Kota Jakarta ditangguhkan. Salah satu mahasiswa, Muhammad Ammar meminta maaf atas peristiwa tersebut.

“Di sini, sebelumnya saya dan juga teman-teman kemarin ingin meminta maaf atas kegaduhan yang telah terjadi di Balai Kota atas unjuk rasa yang telah kami lakukan,” kata dia saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jumat (30/5/2025).

Dia pun menyampaikan terima kasihnya kepada alumni Universitas Trisakti yang sudah memberikan bantuan selama penahanannya.

Selain itu, dia mengimbau kepada seluruh mahasiswa lainnya yang ingin melakukan demonstrasi agar tetap kondusif dan damai.

“Mungkin saya mengimbau buat teman-teman semua yang akan menjalankan aksi atau unjuk rasa agar tetap terjaga secara kondusif dan juga damai,” ujar dia.

Sebagai informasi, Polda Metro Jaya juga sudah menangguhkan penahanan 15 mahasiswa lain yang juga tersangka demo di depan Balai Kota Jakarta.

Sebelumnya, polisi menetapkan 16 mahasiswa Universitas Trisakti tersangka kasus unjuk demonstrasi berujung ricuh di Balai Kota, Jakarta. Polisi awalnya menangkap 93 mahasiswa.

Identitas para tersangka yakni TMC, ARP, RN, FNM, AAA, RYD, MKS, NAH, IKBJY, MR, JU, NSC, ZFP, AH, WPAR, dan terakhir MAA yang baru ditangkap.

Para mahasiswa itu menjadi tersangka karena menghasut yang lain untuk melawan petugas dan menganiaya tujuh polisi. Sementara mahasiswa lain yang tak menjadi tersangka sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Para mahasiswa tersebut melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Balai Kota Jakarta pada Rabu (21/5/2025) sore. Aksi itu sempat diwarnai kericuhan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menyebut, kericuhan disebabkan mahasiswa berupaya menerobos masuk dan mengeroyok polisi.

"Menerobos dan mengeroyok anggota Polri yang melayani aksi," ujar Susatyo saat dikonfirmasi iNews.id.

Menurut Susatyo, setidaknya tujuh personel dari Polres Metro Jakarta Pusat terluka saat berupaya mengamankan aksi demonstrasi tersebut.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut