Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tim SAR Fokus Cari Jurnalis iNews dan 4 Wartawan di Pesisir Lampung, Arus Mengarah ke Barat Daya
Advertisement . Scroll to see content

Pencarian Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang Kontak Diperluas, 7 Tim Sisir Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 - 17:32:00 WIB
Pencarian Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang Kontak Diperluas, 7 Tim Sisir Selat Sunda
Tim SAR Gabungan memperluas pencarian jurnalis iNews, Yudistiro Pranoto dan 7 orang lain yang hilang kontak di Selat Sunda. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian jurnalis iNews, Yudistiro Pranoto dan empat wartawan yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Rabu (9/9/2026). Tujuh Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan untuk menyisir sejumlah sektor di perairan Selat Sunda.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad mengatakan area pencarian diperluas dengan membagi tim ke sejumlah sektor. Seluruh unsur dan sarana yang tersedia juga dioptimalkan untuk menemukan kelima jurnalis dan tiga orang lainnya yang masih dalam pencarian.

“Hari kedua ini kami memperluas area pencarian dengan membagi tim menjadi beberapa SRU di sejumlah sektor. Seluruh sarana dan unsur yang terlibat kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” ujar Al Amrad dalam keterangannya.

KN SAR Tetuka 247 melakukan penyisiran di Sektor 2 dengan total jarak 68,3 nautical mile (NM). Sementara KAL Anyer menyisir sektor yang sama dengan total jarak 69,5 NM.

Pencarian juga dilakukan RIB 02 dan RIB 03 Lampung di Sektor 1 dengan total jarak 67 NM. Selain menyisir perairan, tim melakukan pemantauan visual di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, hingga kawasan Krakatau.

RIB 02 Banten menyisir sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang. Kemudian KP Sanjaya melakukan pencarian di Sektor 4 dengan total jarak 67,3 NM.

Sementara itu, KRI Leuser dan KRI Lepu masing-masing melakukan pencarian di sektor yang telah ditentukan. Sejumlah SRU juga melakukan pemantauan visual di sekitar Gunung Anak Krakatau dan Rakata Besar.

Namun hingga laporan diterima, seluruh penyisiran tersebut belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang dicari.

Sekitar pukul 13.31 WIB, SRU 1 yang menggunakan KN SAR Tetuka 247 melanjutkan pencarian berdasarkan titik koordinat SAR Map. Dalam proses tersebut, Gunung Anak Krakatau terpantau mengeluarkan material debu vulkanik cukup tebal.

“Kami juga memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau. Saat terlihat adanya material debu vulkanik yang cukup tebal, kami tetap mempertimbangkan faktor keselamatan bagi seluruh personel. Pencarian akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan,” sambungnya.

Hingga pukul 15.22 WIB, SRU 5 menggunakan KP Sanjaya masih melakukan pencarian berdasarkan titik koordinat SAR Map. Namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Al Amrad menegaskan Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian sekaligus mengevaluasi perkembangan operasi secara berkala.

“Sampai saat ini hasil pencarian masih nihil. Kami tidak berhenti melakukan upaya pencarian. Setiap perkembangan di lapangan akan terus kami evaluasi untuk menentukan strategi berikutnya. Kami berharap delapan orang yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” tuturnya.

Diketahui, delapan orang tersebut berada dalam satu rombongan yang melakukan perjalanan dari Anyer menggunakan speedboat menuju kawasan Krakatau. Lima di antaranya merupakan jurnalis, yakni Yudistiro Pranoto dari iNews, Muhammad Bagus Khoirunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut