JAKARTA, iNews.id - Yudistiro Pranoto, jurnalis iNews menjadi salah satu dari lima wartawan yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda sejak Senin 7 September. Hingga kini, Yudis-sapaan akrabnya bersama tujuh orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Yudis dikenal sebagai fotografer yang telah hampir dua dekade menggeluti dunia jurnalistik. Bergabung dengan redaksi iNews, Yudis banyak menghasilkan karya fotografi yang merekam berbagai peristiwa penting melalui sudut pandangnya.
SAR Siapkan Opsi Udara Cari Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang di Selat Sunda
Selama 19 tahun berkarier sebagai wartawan, Yudis dikenal memiliki ketajaman dalam menangkap momen. Foto-foto hasil bidikannya kerap menggambarkan cerita di balik sebuah peristiwa, bukan sekadar merekam kejadian.
Salah satu pesan yang pernah ditulis Yudis melalui akun media sosial pribadinya saat meliput aksi unjuk rasa pada 27 Agustus lalu kembali menjadi sorotan.
Pencarian Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang di Selat Sunda Terkendala Ombak
"Tidak ada berita seharganya nyawa," tulis Yudis dalam unggahan tersebut.
Pesan itu menggambarkan bagaimana Yudis menempatkan keselamatan sebagai hal utama saat menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.