Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Pencuri Ayam di Tabanan Tewas Dikeroyok Massa, Polisi Buru Para Pelaku
Advertisement . Scroll to see content

Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok di Tabanan Bali, Kementerian HAM Kecam Aksi Main Hakim Sendiri 

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:19:00 WIB
Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok di Tabanan Bali, Kementerian HAM Kecam Aksi Main Hakim Sendiri 
Kementerian HAM mengecam keras aksi main hakim sendiri yang menyebabkan terduga pencuri ayam tewas di Tabanan, Bali. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Kami berharap anak dan keluarga korban mendapatkan pendampingan serta perlindungan yang layak. Kami mengecam keras," tuturnya.

Diketahui, pria berinisial IKD tewas setelah dikeroyok warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Korban sebelumnya dipergoki warga saat diduga mencuri seekor ayam.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus itu. 

"Masih lidik," kata Ariasandy saat dikonfirmasi, Minggu (26/7/2026).

Dia menambahkan, Polres Tabanan telah melakukan serangkaian langkah penanganan, mulai dari mendatangi lokasi kejadian, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, hingga memeriksa sejumlah saksi.

Dari hasil penyelidikan awal, penyidik juga telah memperoleh rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan beberapa orang dengan ciri-ciri yang diduga sesuai dengan pelaku penganiayaan. Rekaman tersebut kini menjadi salah satu alat bukti yang sedang dianalisis untuk memastikan identitas serta peran masing-masing pihak yang terlibat.

"Berdasarkan hasil penyelidikan awal, penyidik memperoleh rekaman CCTV yang memperlihatkan adanya beberapa orang dengan ciri-ciri yang diduga sesuai dengan pelaku penganiayaan," kata dia.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut