Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H Sabtu 21 Maret 2026
Advertisement . Scroll to see content

Penetapan Idulfitri 1447 H Berbeda, MUI Imbau Masyarakat Sikapi dengan Toleransi

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:41:00 WIB
Penetapan Idulfitri 1447 H Berbeda, MUI Imbau Masyarakat Sikapi dengan Toleransi
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis. (Foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis mengimbau umat muslim untuk menjaga toleransi terhadap yang merayakan Idulfitri 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026.

"Saat yang bersamaan, kita tentu mentoleransi kepada saudara-saudara kita yang punya keyakinan berlebaran hari esok," ujar Cholil dalam jumpa pers Hasil Sidang Isbat di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).

Di sisi lain, Cholil mengajak umat muslim yang masih menjalankan ibadah puasa untuk memelihara kebersamaan.

"Selama kita bulan Ramadhan yang kondusif dengan ibadah dan kekhusyukan kita, kita pelihara di sebelas bulan berikutnya," tuturnya.

Selain itu, Cholil pun mengingatkan agar umat muslim yang masih berpuasa untuk menjalani kewajiban yakni, membayar zakat fitrah. Dia menyebut, zakat untuk menyucikan tubuh dan harta.

"Orang bersedekah itu bukti kalau kita beriman. Oleh karena itu, menjaga kebiasaan kita di bulan Ramadhan diteruskan pada sebelas berikutnya menunjukkan bahwa Ramadhan kita ini diterima oleh Allah SWT," ucap Cholil.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447H/2026 M jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2025. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar, di Kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

“Disepakati bahwa 1 syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu 21 Maret 2026,” kata Menag saat konferensi pers 1 Syawal 1447 H.

Menag mengatakan bahwa data posisi hilal berdasarkan hisab pada hari ini di seluruh wilayah Indonesia yaitu ketinggian hilal di atas ufuk berkisar antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik dan sudut elongasi 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik. 

“Secara hisab data hilal pada hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS," katanya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut