PengertianKelompok Sosial: Ciri dan Contohnya yang Perlu Diketahui
-Mempunyai tujuan atau motivasi tertentu yang ingin dicapai.
-Terjadi interaksi antarindividu di dalam kelompok.
-Terdapat keinginan untuk membentuk kelompok dengan peran yang ditentukan bagi setiap anggota.
-Ada norma dan nilai yang disepakati yang diadopsi dalam kelompok.
Adapun jenis-jenis kelompok sosial meliputi:
-Kelompok primer, di mana anggotanya memiliki hubungan yang akrab dan pribadi, seperti keluarga.
-Kelompok sekunder, yang didirikan untuk pertukaran manfaat, seperti serikat pekerja atau koperasi.
-Kelompok formal, yang dibentuk dengan tujuan tertentu oleh atasan atau manajer, seperti lembaga negara atau organisasi kemasyarakatan.
-Kelompok keanggotan, di mana seseorang secara resmi diakui sebagai anggota dengan tanda pengenal, seperti OSIS atau komunitas pecinta hewan.
-Publik, yang terdiri dari orang-orang yang memiliki minat yang sama dalam suatu hobi atau kegemaran tanpa harus memiliki pandangan yang serupa.
-Kelompok referensi, yang digunakan sebagai acuan dalam pembentukan nilai dan sikap umum atau khusus.
-Patembayan, kelompok yang bersifat sementara dan memiliki tujuan pendekatan yang lebih singkat, seperti serikat buruh atau koperasi pegawai.
-Paguyuban, kelompok kekeluargaan yang bertujuan memupuk kerukunan dan persatuan di antara anggotanya, seperti kelompok arisan atau paguyuban RT.
-Kelompok informal, yang terbentuk dari pertemuan berulang kali dan berbagi pengalaman yang sama, seperti kelompok belajar.
Nah, itulah ulasan mengenai pengertian, ciri, dan contoh kelompok sosial yang perlu diketahui siswa bangku sekolah.
Editor: Komaruddin Bagja