Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Super Flu Subclade K Rentan Menyerang Anak-Anak, Waspada Jadi Penyakit Serius!
Advertisement . Scroll to see content

Penjelasan Kemenkes Seputar Fakta dan Mitos Imunisasi

Sabtu, 21 November 2020 - 12:27:00 WIB
Penjelasan Kemenkes Seputar Fakta dan Mitos Imunisasi
Ilustrasi, imunisasi anak. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA,iNews.id - Mitos seputar imunisasi yang beredar luas menimbulkan kekhawatiran dan stigma di masyarakat. Faktanya, tidak seperti kabar yang beredar.

Sesuai keterangan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), biasanya orang tua menganggap bayi atau anak akan demam setelah imunisasi. Anggapan itu dinilai hanya mitos. Faktanya, demam merupakan salah satu reaksi imun tubuh terhadap antigen yang dimasukkan melalui proses imunisasi.

“Demam ringan, ruam merah, bengkak merah dan nyeri di tempat suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal dari tubuh. Biasanya akan hilang dalam 2-3 hari,” dikutip dari akun media sosial Kemenkes, Sabtu (21/11/2020).

Kemenkes juga menyampaikan, anggapan ASI bisa menggantikan vaksin merupakan mitos. Faktanya, ASI dan vaksin saling melengkapi dalam membangun kekebalan tubuh anak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut